Archive

Archive for the ‘World Of Academic’ Category

Contoh dokumen deskripsi diri sebagai salah satu komponen penilaian sertifikasi dosen (serdos) 2015

July 3rd, 2015 No comments

(Update…https://gigihfordanama.wordpress.com/2015/10/05/alhamdulillah-serdos-2015-ini-dinyatakan-lulus/)

Alhamdulillah, tahun 2015 ini akhirnya saya diberikan kesempatan untuk mengikuti proses sertifikasi dosen (serdos) Dikti gelombang pertama, sungguh merupakan penantian yang cukup panjang setelah menunggu hampir 7 tahun lamanya. Khusus tes serdos tahun ini terdapat beberapa perbedaan dengan serdos tahun sebelumnya, setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti Tes Kompetensi Dasar Akademik (TKDA) dan Test of English Proficiency (TOEP) secara online melalui penyelenggara  resmi yaitu Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI). Sebelum melakukan test, peserta wajib mendaftarkan diri dan memilih lokasi test partner PLTI yang tersebar pada beberapa Universitas di Indonesia. Peserta juga wajib membayar sebesar Rp. 250.000 untuk masing-masing test ke rekening PLTI di Bank Mandir*. Total Rp. 500.000 yang harus dikeluarkan seorang dosen jika ingin mengikuti kedua tes ini :-( . Apabila terdapat  5.000 orang calon peserta serdos, maka kurang lebihnya akan mengalir kira-kira Rp. 2.500.000.000 ke rekening PLTI, whoops angka yang cukup fantastis bukan.

It’s fine, kita tidak akan membahas urusan duit tadi, yang akan saya tulis adalah bagaimana prosesi serdos yang telah saya ikuti hingga saat ini, tepat tanggal 26 Juni lalu saya mengikuti proses tes TKDA dan TOEP selama 1 hari full, alhamdulillah ujian berjalan lancar ditengah menjalankan ibadah romadhon tahun ini, hanya ada kendala teknis sedikit pada saat menjalankan tes TOEP, dimana suara audio narator tidak berjalan untuk 7 soal pertama. Finally sertifikat TKDA dan TOEP sdh saya kantongi, mudah-mudahan score yang didapat melewati passing grade yang sudah ditetapkan, amin allohumma amin.

O iya terlampir adalah contoh dokumen sertifikat TKDA dan TOEP yang diterbitkan PLTI, maaf score saya blur.

TOEP Upload Web

TKDA Upload Web

Sembari menunggu informasi daftar nama final dosen yang lolos dan masuk dalam kategori D4, saya coba mulai mencicil menyusun dokumen deskripsi diri, dari hasil penelusuran saya dan informasi dari beberapa rekan sejawat, dokumen deskripsi diri atau DD ini memiliki komponen penilaian yang sangat signifikan sebagai penentu kelulusan dari proses sertifikasi. Beberapa rekan sangat mewanti-wanti agar tidak melakukan copy paste menggunakan dokumen orang lain dalam penyusunan deskripsi diri, panitia local serdospun juga telah menyampaikan sistem online akan secara otomatis mendeteksi tulisan hasil copy paste, apabila tercatat tingkat kemiripan yang tinggi pada sistem, maka YBS dipastikan akan dinyatakan tidak lolos dalam sertifikasi dosen.

Berikut informasi yang saya kutip dari laman resmi serdos dikti, yang membahas informasi seputar dokumen deskripsi diri;

“Lembar Deskripsi Diri Dosen merupakan salah satu instrumen yang digunakan dalam proses Sertifikasi Dosen Dalam Jabatan sebagai bagian tidak terpisahkan dari Portofolio Dosen. Lembar Deskripsi Diri Dosen digunakan sebagai alat bagi dosen untuk menjelaskan keunggulan atau kebanggaan pribadi seorang dosen atas prestasi dan atau kontribusi yang telah dilakukan dalam menjalankan karirnya sebagai dosen, khususnya berkenaan dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Lembar Deskripsi Diri Dosen dibagi menjadi dua bagian.

Bagian pertama berkenaan dengan prestasi dan kontribusi dosen dalam kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional, yang dinyatakan dalam bentuk kegiatan pengajaran, penelitian, manajemen pendidikan, pengelolaan mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat.  Sementara itu, bagian kedua menjelaskan prestasi atau kontribusi dosen yang berkenaan dengan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadiannya, yang dilihat dari aspek kemampuan mengendalikan diri dalam berbagai situasi dan kondisi, etos kerja, integritas, keteladanan, keterbukaan, kerjasama, serta kreativitas dan inovasi.  Pernyataan dosen untuk setiap kegiatan di bagian pertama maupun setiap aspek pada bagian kedua dilakukan dalam bentuk esai, sehingga akan sangat unik dan berbeda dari satu dosen dengan dosen yang lain.  ” ; Sumber http://serdos.dikti.go.id

Baiklah…., guideline panduan sudah didapat, selanjutnya bagaimana merangkai kata-kata dan membentuknya sebagai dokumen utuh Deskripsi Diri (DD), berikut saya posting hasil kerja hampir 13 jam selama 1 hari ini dalam menyusun dokumen deskripsi diri.  Saya mempublish postingan ini sebagai  arsip online, dan mungkin bisa menjadi referensi peserta serdos lain yang akan menyusun dokumen DD.

=========================================================================

DESKRIPSI DIRI DOSEN

Deskripsikan dengan jelas apa saja yang telah Saudara lakukan yang dapat dianggap sebagai prestasi dan/atau kontribusi bagi pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, yang berkenaan dengan hal-hal berikut. Deskripsi ini perlu dilengkapi dengan contoh nyata yang Saudara alami/lakukan dalam kehidupan profesional sebagai dosen.

Read more…

Alhamdulillah, rezeki menjelang Romadhon, paper kami diterima

June 11th, 2015 No comments

Alhamdulillah hirobbil ‘alamin, sungguh bahagia rasanya menerima notifikasi via email bahwa paper yang saya submit untuk acara “The 2015 International Conference on Science in Information Technology (ICSITech 2015)” akhirnya accepted, setelah menunggu hampir 3 Minggu lamanya. Awalnya hasil peer review dari beberapa reviewer menyatakan bahwa paper ini masuk dalam kategori minor correction, setelah 4 kali proses perbaikan barulah dinyatakan diterima :-) .

edas

O iya bagi yang belum mengetahui informasi ICSITech berikut saya lampirkan informasi dari laman resmi webnya, insya alloh proceeding dari conference ini masuk ke database IEEE, dan selected paper akan di teruskan ke beberapa jurnal partner penyelenggara.

The 2015 International Conference on Science in Information Technology (ICSITech 2015)  organized by Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Mulawarman, UPN “Veteran” Yogyakarta, and Universiti Teknologi Malaysia. The conference is aimed at keeping abreast of the current development and innovation in the advanced of research area on Science in Information  Technology as well as providing an engaging forum for participants to share knowledge and expertise in related issues. ICSITech 2015′s conference application has been approved by IEEE for Technical co-sponshored with the conference no 35378, for call for paper/coference detail in IEEE website visit the URL : http://www.ieee.org/conferences_events/conferences/conferencedetails/index.html?Conf_ID=35378. The papers accepted and presented will be forwarding for consideration to be published in the IEEE Xplore Digital Library. Non-presented papers will be pulled from submission to IEEE Xplore. Several media type will be produced for Preceeding with the following ISBN and catalog numbers:

Media Type IEEE Catalog Number ISBN
XPLORE COMPLIANT CFP15B09-ART 978-1-4799-8386-5
CD-ROM CFP15B09-CDR 978-1-4799-8383-4
USB CFP15B09-USB 978-1-4799-8385-8
PRINT CFP15B09-PRT 978-1-4799-8384-1

Selected papers will be invited to be revised/modified and extended for the post-conference publication in the one of the following journals : TELKOMNIKA (Telecommunication, Computing, Electronics and Control) (ISSN : 1693-6930, e-ISSN: 2302-9293, SCOPUS indexed), International Journal of Advances in Soft Computing and its applications (ISSN: 2074-8523, SCOPUS indexed),  Journal of ICT Research and Applications (ISSN: 2337-5787, SCOPUS indexed),  Computer Engineering and Applications Journal (ISSN: 2252-4274, ISSN: 2252-5459, DOAJ Indexed), and International Journal of Informatics and Communication Technology (IJ-ICT) (ISSN: 2252-8776, INSPEC Indexed).

Insya Alloh tanggal  27-28 Oktober 2015 nanti saya akan mengikuti acara ICSITech bertempat  di Hotel EastPark Yogyakarta , di tempat ini juga tahun 2014 lalu diselenggarakan acara “The Regional Conference on Computer and Information Engineering (RCCIE)” yang menghasilkan paper berikut;

Gigih F N, M Komarudin, Hanang P, Mardiana, HD Septama, “Electricity, Temperature, and Network Utilization Monitoring at Lampung University Data Centre Using Low Cost Low Power Single Board Mini Computer“, in The Regional Conference on Computer and Information Engineering (RCCIE) , Yogyakarta Indonesia, 2014. Pp 184-189.

Mudah-mudahan diberikan kelancaran untuk menghadiri kegiatan ini, dan semakin memotifasi saya untuk rajin menulis, Amin.

Marhaban yaa Romadhon.

Draft Proposal Pengabdian: Penerapan Teknologi Informasi Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Strategi E-Marketing Pada Kelompok Tani Tambak Ikan Air Tawar Pekon Pasir Ukir, Pagelaran Pringsewu Lampung

April 8th, 2015 No comments

 1. Analisis Situasi  

Perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang sangat cepat sangat berdampak pada peradaban manusia. teknologi informasi telah menjadi alat bantu utama terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada manajemen organisasi, strategi bisnis, manajemen pendidikan, teknologi transportasi, kesehatan dan sebagainya. Tingkat persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut organisasi untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Esensi mendasar dari persaingan bisnis terletak pada bagaimana sebuah organisasi dapat mengimplementasikan proses penciptaan produk dan atau jasanya secara lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dibandingkan dengan pesaing bisnisnya atau menciptakan produk yang berbeda atau unik yang tidak dapat diproduksi oleh pesaing. Sehingga  penerapan teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan persaingan terutama dalam pemasaran produk atau jasa.

Menurut Wiliam J. Stanton pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial. Jadi jika kita meninjau kembali maka pemasaran sebagai suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan, ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa kepada kelompok pembeli.

Salah satu strategi pemasaran adalah menggunakan E-Marketing, secara umum e-marketing menggunakan teknologi internet (e-commerce, social media, email, etc) dalam memasarkan produk yang dihasilkan. Pusat perhatian dalam strategi e-marketing adalah melalui situs web perusahaan yang dibuat menarik dan informatif untuk menarik perhatian user dan meningkatkan penjualan.

Teknologi E-Marketing masih belum diterapkan oleh petani tambak ikan air tawar pada Kabupaten Pringsewu Lampung, padahal Kabupaten ini merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra budidaya perikanan air tawar di Provinsi Lampung, yang memenuhi kebutuhan permintaan ikan air tawar di Provinsi Lampung. Di bidang perikanan, Kabupaten Pringsewu sangat potensial untuk pengembangan usaha Budidaya Air Tawar. Pada tahun 2012 potensi perikanan budidaya air tawar di Kabupaten Pringsewu sebesar 1.023 Ha dengan tingkat pemanfaatan lahan seluas 507,60 Ha dan produksi secara keseluruhan sebesar 2.991,42 ton (Tabel 1)

Tabel 1. Produksi Perikanan Kabupaten Pringsewu Tahun 2012

pringsewu

Pekon Pasir Ukir , merupakan salah satu desa pada Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yang banyak mengandalkan kehidupan ekonominya dari beternak ikan air tawar, sebagian besar petani ikan di Pekon Pasir Ukir memanfaatkan lahan untuk memproduksi ikan jenis Mas, budidaya ikan Mas sangat cocok dilakukan pada Pekon Pasir Ukir karena Desa ini dialiri langsung oleh sungai sekampung dengan debit aliran air yang sangat baik sehingga dapat membentuk vegetasi alami yang cocok untuk budidaya ikan Mas. Selain produksi Ikan Mas, beberapa penduduk juga membudidayakan ikan lele dan gurame, dari hasil identifikasi terhadap beberapa kelompok tani, mereka masih menggunakan Pola Pemasaran Tradisional dan belum mengenal strategi E-Marketing.

Dalam hal meningkatkan kapasitas produksi hasil panen petani pada Pekon Pasir Ukir Pagelaran, beberapa kegiatan pengabdian yang didanai oleh DIKTI juga sudah dilakukan, yaitu;

  1. Dikpride Despa, Gigih Forda Nama, dkk, 2013. “Pemberian Pakan Ikan Otomatis Untuk Budidaya Perikanan Air Tawar, di Kecamatan Pagelaran Pringsewu Lampung”.
  2. Gigih Forda Nama, dkk, 2014. “Penerapan Pusat Listrik Tenaga Surya (Plts) Sebagai Sumber Energi Pompa Sirkulasi Air Tambak Ikan Air Tawar Di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung”.

tO BE cONTINUED..

Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) 2014

August 26th, 2014 No comments

Daerah Pagelaran, Pringsewu, Lampung,  merupakan sentra produksi ikan air tawar terbesar di Lampung yang menghasilkan ikan konsumsi seperti ikan mas, ikan lele, ikan gurameh. Kondisi  alam dan cuaca membuat daerah pagelaran sangat cocok  untuk membudidayakan ikan air tawar, sebagian besar tambak ikan dialiri dari sungai Sekampung, dengan debit air yang cukup baik,

Selama ini pola penggarapan tambak ikan masih menggunakan teknologi sederhana yang diwariskan secara turun temurun dari generasi sebelumnya, meskipun setiap petani rata-rata memiliki luasan kolam cukup besar namun mereka tidak berani memacu produksi karena belum menggunakan teknologi budidaya ikan yang baik, untuk rata-rata luasan kolam sebesar 2000 m2 hanya berani diisi 5000 ekor bibit ikan mas saja, sistem sirkulasi oksigen pada tambak hanya mengandalkan aliran air dari sungai Sekampung sehingga apabila aliran air dari sungai terhambat (terutama musim kemarau), petani ikan tidak berani mengambil resiko dan menurunkan produksi hingga 75%, selain pola penggarapan tambak yang masih konvensional pada beberapa lokasi tertentu di daerah tambak ikan Pagelaran masih belum terjangkau listrik PLN.

Teknologi umum yang biasa digunakan pada budidaya ikan air tawar adalah sistem Aerasi. Aerasi adalah pemambahan oksigen ke dalam air sehingga oksigen terlarut di dalam air semakin tinggi. Pada prinsipnya aerasi itu mencampurkan air dengan udara atau bahan lain sehingga air yang beroksigen rendah kontak dengan oksigen atau udara. Aerasi merupakan proses pengolahan dimana air dibuat mengalami kontak erat dengan udara dengan tujuan meningkatkan kandungan oksigen dalam air tersebut. Dengan meningkatnya oksigen zat-zat mudah menguap seperti hiddrogen sulfide dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dapat dihilangkan. Kandungan karbondioksida dalam air akan berkurang. Mineral yang larut seprti besi dan mangan akan teroksidasi mementuk endapan yang dapat dihilangkan dengan sedimentasi dan filtrasi.

Proses aerasi merupakan peristiwa terlarutnya oksigen di dalam air. Efektifitas dari aerasi tergantung dari seberapa luas dari permukaan air yang bersinggungan langsung dengan udara. Fungsi utama aerasi adalah melarutkan oksigen ke dalam air untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air dan melepaskan kandunngan gas-gas yang terlarut dalam air, serta membantu pengadukan air. Aerasi dapat dipergunakan untuk menghilangkan kandungan gas terlarut, oksidasi besi dan mangan dalam air, mereduksi ammonia dalam air melalui proses nitrifikasi.

Oksigenasi merupakan proses penambahan oksigen ke dalam perairan contohnya pada proses aerasi. Sumber utama dalam perairan adalah hasil difusi langsung dari udara yang terbawa oleh air hujan maupun air masuk dan hasil dari fotosintesis fitoplankton atau tanaman hijau. Daya larut oksigen juga dipengaruhi oleh suhu dan salinitas air.Pada aplikasinya dilapangan aerasi dan oksigenasi dapat dilihat pada earasi tambak pada kincir air.

Upaya untuk memberikan suplai oksigen secara terus menerus hingga memenuhi kolam perairan tambak dapat digunakan alat kincir, namun pemakaian yang lebih baik harus memperhatikan fluktuasi harian oksigen terlarut dalam tambak dan kondisi ikan pemeliharaan. Semakin banyak atau besar ukuran ikan peliharaan semakin besar pula kebutuhan oksigen. Aerasi dan oksigenasi banyak digunakan pada kolam-kolam ikan untuk keperluan penambahan oksigen. Selain untuk menyalurkan oksigen secara merata di perairan kolam proses aerasi dan oksigenasi juga dapat meratakan suhu di perairan tersebut. Proses aerasi dan oksigenasi pada tambak sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup ikan.

Berangkat dari latar belakang kondisi diatas maka, pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2014 lalu, telah dilangsungkan kegiatan pengabdian masyarakat, dalam rangka memenuhi salah satu kewajiban tridarma perguruan tinggi, bertajuk ;

“PENERAPAN PUSAT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) SEBAGAI SUMBER ENERGI POMPA SIRKULASI AIR TAMBAK IKAN AIR TAWAR DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG”

Pengabdian sepenuhnya didanai oleh DIPA BOPTN 2014 Unila, tim ahli dari pihak Unila beranggotakan Saya, Pak Dr. Eng Lukmanul Hakim, Pak Herri Gusmedi M.T. , Abdurachman S.T. , serta dibantu beberapa orang mahasiswa, lokasi pengabdian dilangsungkan di Desa Fajar Baru, merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu Lampung.

Terlampir dokumentasi kegiatan pengabdian;

IMG_7835

Gambar 1. Pengujian SolarCell Charger, Aki, dan Inverter

IMG_7839

Gambar 2. Penempatan lokasi Panel Solar Cell

IMG_7912

Gambar 3. Prosesi pemanjatan kelapa untuk mengambil Dugan 😀

IMG_7939

Gambar 4. Tim Mancing Mania, terdiri dari Junior Ahmad Rasya Algifarda and The Genk :-p

IMG_7952

Gambar 5. Secara pararel Tim Bakar-Bakaran Ikan mem”proses” ikan hasil tangkapan

IMG_7962

Gambar 6. Tim melakukan ujicoba Pompa Sirkulasi langsung ke tambak ikan.

Semoga tahun depan bisa digulirkan dana cukup besar agar beberapa petambak juga dapat menerima hibah peralatan untuk peningkatan kapasitas produksi ikan.

Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Teknik Informatika Unila Tahun 2014

June 25th, 2014 No comments

Prodi Studi Teknik Informatika (PSTI) dibentuk berdasarkan SK Ditjen Dikti Nomor 441/E.E2/DT/2014. Penerimaan Mahasiswa baru PSTI akan diadakan mengikuti jadwal ujian saring mandiri Unila, diselenggarakan sekitar bulan Juni-Juli 2014, informasi lengkap terkait penerimaan jalur mandiri akan dipublish pada portal penerimaan mahasiswa baru http://spm.unila.ac.id atau melalui portal web Unila  http://www.unila.ac.id dan Official web PSTI http://if.unila.ac.id

Daya tampung untuk penerimaan kelas reguler tahun 2014  ini adalah sebanyak 30 mahasiswa.

Brosur-Depan_PSTI href=”http://www.baytanelektrik.wordpress.com/2018/02/04/en-yakin-elektrikci/” title=”en yakın elektrik?i”>en yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim BayilikKış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Diperjalankan-Nya hingga ke Malaysia

January 15th, 2014 No comments

Tak terasa kini tengah memasuki awal tahun 2014, tahun yang baru tentu semangat pun juga harus diperbaharui :-) , posting perdana saya  akan mengulas tentang kisah perjalanan singkat saya di negeri jiran Malaysia. Kisah ini diawali ketika ada undangan dari Aruba APJ (Asia Pacific and Japan) ke Universitas Lampung untuk kegiatan site visit dan customer conference se-Asia Pasific yang digelar selama 3 hari di Malaysia. Kebetulan pimpinan Unila mengutus saya dan pak Lukmanul Hakim untuk turut berpartisipasi pada even ini, informasi dari panitia kegiatan rupanya tidak hanya perwakilan Unila saja yang diundang, ada juga perwakilan dari UI, ITS, UNPAD, UNTAN, etc.

Kegiatan hari pertama (8 Januari 2014)

Saya tiba di Bandara KLIA (Kuala Lumpur International Airport) pukul 08.40 AM (waktu malaysia), ini kali pertama saya menginjakkan kaki di bandara KLIA dan merasakan nuansa ‘internasional’ disana , suasana dan layanan bandara mirip dengan bandara svarnabhum, narita, changi  namun memang tingkat kepadatan pengunjung tidak seperti ketiga bandara yg saya sebut tadi.  Kalau boleh membandingkan tata kelola bandara KLIA agak lebih baik dibanding dengan bandara SOETA,  tidak terlihat kendaraan parkir sembarangan sehingga kondisi jalan cukup lengang dan tidak semrawut.

Dari Bandara kami dijemput oleh biro perjalanan, yang khusus dipersiapkan panitia dan langsung menuju ke IIUM (International Islamic University Malaysia)  untuk melakukan site visit dan berdiskusi dengan ICT Centre IIUM, yang telah lebih dahulu menggunakan product Aruba sebagai solusi layanan wireless kampus.  Kegiatan  dimulai dengan Sambutan oleh Prof. Mohd. Adam Bin Suhaimi,  Director  of Information Technology Division IIUM ,  kemudian dilanjutkan dengan Paparan Perkembangan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Teknologi Wireless di IIUM oleh Mr. Ahmad Naim bin Hamat serta diskusi dengan Mr. Ahmad Naim bin Hamat (Senior Network Engineer) dan Mr. Sayed Ahmad Fauzi bin Sayed Osman mengenai fase implementasi  Phase 3  Wireless Infrastructure. Dari hasil diskusi rupanya IIUM telah memulai project Aruba sejak tahun 2007, hingga saat ini total ada 2500-an perangkat Access Point (AP) untuk melayani total hampir 27.000 mahasiswa mereka.  Sama halnya dengan perguruan tinggi negeri di Indonesia, pendanaan project ini dibantu oleh pemerintah kerajaan Malaysia. Selesai acara silaturahmi dilanjutkan dengan sesi foto bersama

Fully terpisah

Foto bersama delegasi Indonesia beserta pimpinan/staff IIUM

Kegiatan hari kedua, Aruba Network Partner Summit, Aloft Hotel, Kuala Lumpur. (9 Januari 2014) 

Hari kedua diisi dengan conference and partner summit Aruba Asia Pacific, kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun dan sengaja mengundang partner dari area AP untuk berdiskusi dan sharing mengenai perkembangan dan issue terkini dibidang teknologi wireless networking.  Sesi paparan perkembangan teknologi Wireless terbaru dibawakan oleh oleh Mr. Ken Tong, Senior Engineer, Aruba Network. Banyak membahas bagaimana positioning dan visi mereka untuk memegang pangsa pasar wireless di dunia.

Selepas dari aloft kami bergerak ke Universitas Malaya (UM), acara di Diawali dengan Sambutan Dr. David Asirvatham, Director Pusat Teknologi Maklumat, University of Malaya,  selanjutnya diskusi dan kunjungan ke ruang Server, ruang NOC dan ruang monitoring pusat Teknologi Maklumat UM, berbeda dengan IIUM UM rupanya baru menggunakan sebanyak  1800 access point Aruba untuk melayani pengguna.

Kegiatan hari ketiga,   kunjungan dan diskusi teknis di Cempaka Group of Schools (10 Januari 2014)

Diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Sekolah Cempaka Dato’ Dr. Freida Pilus, selanjutnya   paparan perkembangan pemanfaatan Teknologi Informasi di Sekolah Cempaka oleh Dr. Iskandar Rizal Hamza, Diskusi dengan Dr. Iskandar Rizal Hamza, Mr. Hisyam Hamza dan Mr. Ervin Noordin. Menariknya Cempaka School menggunakan platform SCHOOLOGY sebagai platform aplikasi elearning.

 

Tim URO JTE Unila sebagai juara KRTI 2013

November 11th, 2013 No comments

Selamat dan sukses kepada segenap Official Tim URO-JTE Unila yang berhasil menyabet gelar juara serta beberapa penghargaan pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2013, Pelaksana kontes adalah Program Studi Aeronotika dan Astronotika, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB bersama dengan mahasiswa Program Studi Aeronotika dan Astronotika yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Penerbangan (KMPN) ITB. Sejak dimulai pada tahun 2008, jumlah peserta terus meningkat. Mulai dari hanya 15 tim pada tahun 2008, hingga mencapai 44 tim pada tahun 2010 (http://www.krti2013.com/#!/profile).

  • Tim bkp 010 dan bkp 001 sebagai juara 1 dan 2 pada KRTI.
  • Tim bkp 001 dan 010 sebagai the best low cost
  • Tim bkp 010 sebaagai best pilot
  • Tim bkp 010 sebagai tim tercepat menyelesaikan misi.

Selamat juga kepada Tim aerobotik.com (dibentuk para alumni JTE Unila) yang juga menyabet juara 1 untuk kategori umum.

BKP 010

 

BKP 001

t;/a>eba, e okulGiyim BayilikKış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Dropbox tugas Probabilitas Statistik kelas A dan B

June 6th, 2013 No comments

Dalam kurun waktu satu minggu ini saya ada kepentingan perjalanan dinas ke singapore untuk menghadiri workshop ICT Smart Campus, dilanjutkan dengan kegiatan Worksho DOED (Development online Education) di UI-Depok.

Sebagai pengganti perkuliahan silahkan adek adek mahasiswa mem-post tugas probstat di kolom komentar dibawah, sesuai dengan kesepakatan pertemuan sebelumnya, deadline waktu pengumpulan tugas hingga hari jumat minggu depan.

Terima Kasih ://www.shelldownload.net” rel=”dofollow” title=”Shell indir”> Shell indir ;#351;ı”> hd film izle Kış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim BayilikKış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Categories: World Of Academic Tags:

Soft System Methodology (SSM)

November 30th, 2012 No comments

Resume Soft System Methodology dari Prof. Pak Riri Satria

Pada awalnya pendekatan SSM ini terlihat sebagai alat pemodelan biasa, tapi setelah adanya pengembangan, pendekatan itu telah meningkat sebagai alat pembelajaran dan alat pengembangan sebagai pembantu dalam mengartikan masalah. SSM adalah sebuah metodologi untuk menganalisis dan pemodelan sistem yang mengintegrasikan teknologi (hard) sistem dan  human  (soft) sistem. SSM adalah pendekatan untuk pemodelan proses di dalam organisasi dan lingkungannya dan sering digunakan dalam pemodelan manajemen perubahan, di mana organisasi pembelajaran itu sendiri merupakan manajemen perubahan.

Soft systems methodology assume:
– organisational problems are ‘messy’, poorly defined
– stakeholders interpret problems differently
– no objective reality
– human factors important
– creative and intuitive approach to problem-solving

The 7 Stages of SSM

Tahap 1:   Situation Considered Problematic, problem yang dimaksudkan lebih sesuai disebut problem situation, karena umumnya masalah yang harus diselesaikan lebih dari satu sehingga perlu identifikasi satu per satu;
Tahap 2:  Problem Situation Expressed,  mengumpulkan data & informasi dengan melakukan observasi, interview,  workshop & diskusi yang dilanjutkan dengan formulasi & presentasi masalah-masalah tsb, yang selanjutnya dituangkan dalam bentuk  Rich picture;
Tahap 3: Root Definitions of Relevant Systems,mengkaitkan masalah terhadap sistem yang ada, yang  dilanjutkan dengan membuat  root definitions yangmenjelaskan proses / transformasi untuk mencapai tujuan (To do X, by Y, to achieve Z),  untuk menguji root definitions tsb dengan melakukan  CATWOE analysis

Tahap 4; Conceptual Models,  membuat model sistem konsepsual untuk masing-masing sistem, model digambarkan dengan Activity model, yang dilanjutkan dengan menentukan dan mengukur kinerja (performance) model tsb (efficacy,  efficiency &  effectiveness);
Tahap 5; Comparisons with Reality, membandingkan antara model konsepsual tsb dengan kenyataannya dan biasanya akan timbul ide-ide baru untuk perubahan;
Tahap 6; Debate about Change, bersamasama dengan  stakeholders hasil-hasil  tahapan sebelumnya diskusikan, hasilnya adalah perubahan, dan perubahan tersebut
harus sistematis (cara maupun tujuan) dan  feasible untuk dilaksanakan.

Contoh Rich Picture

Analisis CATWOE

C=Customers    the victims or beneficiaries of T
A=Actors    those who do T
T=Transformation    input    output
W=Worldview        that makes the T meaningful in context
O=Owners    those with the power to stop T
E=Environmental    elements outside the system which constraints    are taken as given, but nevertheless

Contoh CATWOE

C    candidate students
A    university staff
T    candidate students degree holders
W    the belief that awarding degrees and diplomas is a good way of demonstrating the qualities of candidates to potential employers
O    the University governing body
E    national educational and assessment standards affect its behaviour

BLACK BOX / TRANSFORMATIONAL SYSTEM
(specific SSM template for Change Management)

Read more…

Implementasi Knowledge Management System pada UPT Puskom Universitas Lampung

October 21st, 2012 No comments

TUGAS 2

 

Implementasi Knowledge Management System

pada UPT Puskom Universitas Lampung

 

 GIGIH FORDA NAMA

1106041975

 

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI INFORMASI

UNIVERSITAS INDONESIA

2012

 

I.    PENDAHULUAN

 1.1.      Latar Belakang.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology) atau TIK yang sangat fenomenal telah membawa dunia memasuki era baru globalisasi yang lebih cepat dan dinamis. Keberadaan TIK telah berdampak pada hampir seluruh aspek kehidupan umat manusia, membentuk masyarakat berpengetahuan (knowledge society), khususnya masyarakat informasi (information society).  Pertumbuhan bidang TIK selain menjadi katalis perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS), juga telah memicu dan mendorong perkembangan manajemen kelembagaan atau organisasi. Perpaduan teknologi komunikasi dan kehandalan teknologi informasi, yang tidak hanya mampu untuk memproses dan komputasi data, tetapi juga meliputi, antara lain, jaringan yang menghubungkan antarkomputer sedemikian rupa sehingga antarkomputer dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi tanpa batas ruang dan waktu, merupakan tantangan dan peluang bagi suatu institusi atau lembaga untuk berkembang. Itulah sebabnya untuk meningkatkan keunggulan komparatif dan kompetitifnya kini banyak perusahaan, pelaku bisnis, dan industri berskala internasional dan nasional telah menempatkan TIK bukan hanya sebagai alat pendukung kinerja tetapi sebagai senjata strategis dalam menghadapi era informasi yang sangat kompetitif ini.

Kehandalan TIK yang mampu mentransmisi informasi, yang mencakup data numerik, teks, audio dan visual antarkomputer, sehingga informasi bukan hanya sebagai bahan cetakan saja, tidak pelak lagi juga telah mengubah cara pandang dan pengelolaan pendidikan tinggi.  Dalam abad informasi yang penuh persaingan ini, institusi pendidikan tinggi atau perguruan tinggi dapat diumpamakan sebagai knowledge enterprise. Perguruan tinggi dapat diibaratkan seperti sebuah knowledge server. Dalam hal ini, knowledge yang dimaksud tidak hanya kumpulan ilmu pengetahuan, tetapi juga sekumpulan informasi. Sebagai knowledge server, perguruan tinggi harus mampu mengkreasi  (creating), menyimpan atau menjaga (preserving), menyampaikan (transmitting), menyebarkan (disseminating), dan menerapkan (applying) pengetahuan dan informasi. Oleh karenanya efisiensi dan efektivitas pengelolaan perguruan tinggi sangat tergantung pada kepiawaian perguruan tinggi tersebut dalam mengelola informasi dan pengetahuan.

Universitas Lampung (Unila) sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Lampung telah memiliki lembaga khusus yang berperan dalam pengelolaan TIK guna menunjang aktifitas Tridharma Perguruan Tinggi, lembaga ini adalah UPT Puskom, merupakan akronim dari Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer, merupakan lembaga yang dibentuk dengan tugas pokok utama adalah mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menyimpan dan informasi serta memberikan layanan untuk program pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Visi dari Puskom adalah “Menjadi Pusat Pelayanan, Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang Handal dan Berdaya Saing Tinggi”. Misinya adalah: 1).Meningkatkan layanan TIK bagi civitas akademika Universitas Lampung. 2).Meningkatkan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 3).Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 4).Meningkatkan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi Unila. 5).Mengembangkan sistem informasi manajemen yang mendukung kelancaran proses belajar mengajar. 6).Meningkatkan budaya TIK yang kondusif dan dinamis di lingkungan Unila.

Tujuan yang ingin dicapai adalah 1).Meningkatkan dan mengembangkan sistem teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung peningkatan kualitas proses belajar-mengajar.2).Meningkatkan dan mengembangkan kapasitas komputasi dan sistem informasi manajemen yang mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.3). Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang handal untuk mendukung kelancaran TIK.4).Meningkatkan dan mengembangkan sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dalam rangka meningkatkan sistem tata kelola Unila yang lebih sehat, efisien, efektif, dan akuntabel, serta dapat mengangkat citra Unila yang positif di mata masyarakat.5).Meningkatkan budaya dan kompetensi bidang teknologi informasi dan komunikasi di kalangan civitas akademika.6).Meningkatkan kinerja layanan bidang teknologi informasi dan komunikasi, seperti layanan konektivitas jaringan intranet dan internet, layanan akses ke informasi akademik, dan layanan pengembangan dan pemeliharaan sistem informasi.7).Mengembangkan sistem keamanan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi di UNILA.8).Meningkatkan kerjasama bidang teknologi informasi dan komunikasi dengan pihak eksternal UNILA, dalam rangka membangun masyarakat pembelajar untuk lebih mampu bersaing.9).Meningkatkan kinerja manajemen pengelolaan sumberdaya dan infrastruktur informasi dan teknologi informasi dan komunikasi UNILA.

Saat ini Puskom memiliki 4 divisi untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi yang telah dicanangkan sebelumnya yaitu 1).BBS Unilanet, berperan dalam mengelola interkoneksi jaringan intranet/internet. 2).ADPC, berperan dalam mengelola sistem informasi akademik Unila, 3). MISTC, berperan dalam penyelenggaran pelatihan dan manajemen sistem informasi, 4). CSC, berperan dalam melayani keperluan akademik mahasiswa. Sumber daya manusia pengelola 4 divisi tersebut sangatlah terbatas dengan rincian sebagai berikut: BBS;terdiri dari 2 orang staff PNS dan 5 pegawai honor, ADPC; terdiri dari 4 orang PNS, MISTC; terdiri dari 1 orang PNS dan satu pegawai honor, CSC; terdiri dari 1 PNS dan 1 pegawai honor. Dari komposisi SDM tadi terlihat bahwa Puskom hanya sedikit memiliki tenaga ahli dengan kewajiban tugas yang cukup banyak, sehingga sering terjadi overload aktifitas karena minimnya tim pengelola. Pada beberapa divisi hanya mengandalkan satu orang tenaga ahli tanpa ada alternatif tenaga ahli lain sehingga ilmu serta pengalaman yang dimiliki hanya dikuasai sendiri dan tidak terjadi proses transfer pengetahuan. Proses sharing dan transfer knowledge antar sesama pengelola juga masih relatif jarang dilakukan, sehingga seringkali pengelola mengalami staknasi dan berjuang sendiri ketika dihadapkan pada masalah besar. Dokumentasi kegiatan dan aktifitas rutin keseharian masih belum dilakukan secara terintegrasi dan terpadu, masing masing divisi dengan caranya sendiri menyimpan dokumentasi seperti disimpan dalam bentuk CD, lembaran kertas, atau hanya menyimpannya dalam  fikiran masing-masing.

Kondisi ini mencerminkan bahwa kondisi knowledge management pada Puskom belum terkonsep dengan baik sehingga belum saling memberikan manfaat positif antar sesama anggotanya. Dengan manajemen yang baik, banyak manfaat yang bisa dipetik misalnya mengenai manajemen pembelajaran, administrasi, kepakaran bidang tertentu, pengembangan karir, dan sebagainya. Untuk mewujudkan hal tersebut harus dibudayakan kebiasaan menulis dan mem-publish tulisan. Selain itu diperlukan juga sistem manajemen knowledge sebagai wadah para anggotanya untuk mem-publish ide, gagasan, atau hasil penelitiannya. Selain itu, wadah untuk menanggapi (diskusi) topik yang telah diposting oleh member juga harus tersedia. Sistem manajemen knowledge organisasi semacam ini dikenal dengan istilah OKMS (Organization Knowledge Management System). Pada dasarnya proses manajemen knowledge meliputi 4 fungsi pokok, yaitu using knowledge (penggunaan knowledge), finding knowledge (penemuan knowledge), creating knowledge (pembuatan knowledge) serta packaging knowledge (pengemasan knowledge).

Read more…