Archive

Archive for the ‘World Of Academic’ Category

Pertempuran kembali dimulai

September 17th, 2012 No comments

Setelah kurang lebih hampir 3 bulan lamanya menikmati liburan panjang semester 2, maka tepat awal September ceria ini perkuliahan semester 3 dimulai. “Salemba Valley” telah memanggil, pertanda “pertempuran” telah dimulai kembali, mudah-mudahan aktifitas akademik semester ini berjalan baik dan lancar sesuai dengan yang di harapkan, amin.

1. CSI6803903 Karya Akhir 4 Karya Akhir 10 Agt 2012 15:15:37 Teknologi Informasi, S2
2. CSI6803420 Manajemen Pengetahuan 3 KM 2011S 04 Sep 2012 17:16:24 Teknologi Informasi, S2
3. CSI6803409 Manajemen Perubahan & Proyek TI 3 MPPTI 2011SA 10 Agt 2012 15:15:37 Teknologi Informasi, S2
4. CSI6803410 Manajemen Risiko 3 MANRISK 2011SC 04 Sep 2012 14:41:59 Teknologi Informasi, S2

t;http://www.polatlastik.com” title=”kış lastiği fiyatları, kış lastiği”>Kış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Categories: World Of Academic Tags:

Kiat Sukses Menjadi Seorang Network Engineer

August 4th, 2012 No comments

[Kiat Sukses Menjadi Seorang Network Engineer] Saat ini kita sudah memasuki era/abad informasi digital yang ditandai  segala sesuatunya berjalan dengan bantuan “teknologi”,  informasi apapun dapat dengan mudah kita peroleh dari berbagai media diantaranya melalui media internet, social network, blog, jurnal ilmiah, situs pembelajaran, forum-forum, mailinglist, dsb.  Handphone sebagai salah satu produk teknologi komunikasi   juga sangat berkembang pesat, telah bermunculan generasi-generasi smartphone terbaru dari berbagai vendor besar dengan fitur dan kecanggihan teknologi yang memudahkan pengguna, seperti Android, BB, IPhone, Tab. Sepertinya saat ini hampir semua manusia di Indonesia (bahkan di dunia) sudah memiliki handphone untuk menunjang aktifitas keseharian mereka.

Read more…

Pengujian Throughput pada jaringan IPv6 dan IPv4, case studi di Universitas Lampung

August 1st, 2012 No comments

Masih lanjut dengan percobaan IPv6 versus IPv4, kali ini saya melakukan ujicoba untuk membandingkan throughput pada jaringan IPv6 dan IPv4, objek percobaan dibagi dua yaitu  untuk node client terhubung menggunakan FastEthernet (AT-FastEth) dan Gigabit Ethernet (Cisco-Gbig), pengambilan data saya lakukan tepat dini hari tadi sekitar pukul 24.00 WIB.

Topologi pengujian adalah sebagai berikut:
1. Untuk Jaringan Fast Ethernet

                      CISCOGigabitEthernet 
                               |
                               |                                                        
  Server-IPERFServ(FreeBSD) --------  Vyatta
[192.168.1.166/2001:df0:230:2::2]       Eth0 
                                    (192.168.1.254/2001:df0:230:2::20]
                                 Vlan Eth.2.1 
                                    (192.168.10.254/2001:df0:230:5::1]            
                                         |
                                         |
                                 TriCOM GigaBit/Eth
                                         |
                               AlliedTelesysSwitch FastEthernet
                                         |
                               Server Lemlit-IPERFClient(FreeBSD)
                         Em0 (192.168.10.203/2001:df0:230:5::2]

2. Untuk Jaringan Gigabit Ethernet    

                           CISCOGigabitEthernet 
                                  |
                                  |                                                        
        Server-IPERFServ(FreeBSD---------  Groups-IPERFClient(FreeBSD)
[192.168.1.166/2001:df0:230:2::2]                 Em0 
                                    (192.168.1.116/2001:df0:230:2::5]

Selanjutnya dilakukan ujicoba pengukuran Throughput(TCP/UDP) bandwith point to point dari node client ke node server dengan data mentah terlampir dibawah, data mentah yang didapat diparsing ulang untuk mengambil variable data yang dibutuhkan, saya hanya mengambil variable throughput bandwidth dalam satuan Mbps lalu menyimpan data tersebut kedalam database server MySQL, kemudian menjalankan program sederhana menggunakan Python untuk mengenerate visualisasi perbandingan TCP/UDP IPv6 vs IPv4 pada client dengan Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet.

Hasil yang didapat adalah sebagai berikut

1. Hasil Throughput client FastEthernet

2. Hasil Throughput client GigabitEthernet

Read more…

Analisis kinerja interkoneksi IPv6 dan IPv4 menggunakan mekanisme dual stack IPv6/IPv4 studi kasus pada Universitas Lampung

July 31st, 2012 No comments

Iseng-iseng pagi ini ba’da sahur hendak menuliskan sesuatu yang berkaitan dengan IPv6 versus IPv4,  maka jadilah tulisan seperti dibawah ini.

ANALISIS KINERJA INTERKONEKSI IPv6 DAN IPv4

MENGGUNAKAN MEKANISME dual stack  IPv6/IPv4

STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS LAMPUNG

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kelemahan dari mode pengalamatan  IPv4  adalah terbatasnya  jumlah host yang dapat terhubung ke dalam jaringan, IPv6 sebagai Next Generation Protocol  menawarkan fitur-fitur terbaru dalam teknologi internet seperti real-time flows, provider selection, host mobility, end-to-end security, dan auto-reconfiguration. Sebagai Universitas research, Universitas Lampung saat ini telah terhubung pada jaringan IPv6 Global menggunakan prefix 2001:df0:230::/48 dengan identitas ASN 56237, jaringan IPv6 berjalan bersamaan dengan jaringan IPv4 atau lebih dikenal dengan Dual Stack IPv6/IPv4, pada penelitian ini akan menganalisis kinerja interkoneksi antara jaringan IPv6 dan IPv4 pada domain yang sudah ditentukan, dalam hal ini mengambil sample domain terpopuler di Internasional dan Indonesia sendiri.

Tujuan

Tujuan dari penelitian ini adalah :

  1. Melakukan analisis kinerja interkoneksi antara jaringan IPv6 dan IPv4 untuk domain tertentu.
  2. Membandingkan hasil kinerja dari domain IPv6/IPv4 yang diujicobakan

Ruang Lingkup

Aktifitas yang dilakukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Jaringan yang diujicobakan adalah jaringan LAN Universitas Lampung dengan model yang berjalan adalah dual stack IPv6/IPv4.
  2. Pengukuran kinerja interkoneksi pada domain sample meliputi roundtrip time, dan path count.
  3. Pembuatan visualisasi kinerja pada domain sample menggunakan bahasa pemrograman Python dan MySQL sebagai database server.
  4. Domain sample yang digunakan adalah
  • Internasional: Google, Yahoo, Kame
  • Indonesia: Detik, Pandi

Tinjauan Pustaka

Internet Protokol versi 6 (IPv6) terkadang disebut dengan nama Next Generation Internet Protocol merupakan protokol dari hasil pengembangan IPv4. penggunaan IPv6 kali pertama direkomendasikan pada tanggal 25 Juli di Toronto pada saat pertemuan Internet Engineering Task Force(IETF). Perancangan IPv6 dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengalamatan pada IP versi sebelumnya yaitu IPv4 yang saat ini memiliki panjang 32 bit dan dirasa tidak dapat menangani seluruh pengguna internet dimasa depan akibat dari pertumbuhan jaringan khususnya internet. .

            Untuk format penulisan IPv6, address sepanjang 128 bit dibagi ke dalam 8 bagian masing-masing bagian dikonversi ke 4-digit nomor heksadesimal dan dipisahkan denga tanda titik-dua( : ) untuk tiap bagian, sedangkan panjang prefix (0-12 dipisahkan dengan tanda( / ).

Read more…

Dual Mode Network IPv4-IPv6 Existing Topology both Dynamic and Static route

April 18th, 2012 No comments

Bagan diatas adalah gambaran “kasar” dari topologi network eksisting IPv4/IPv6  Local Area Network Universitas Lampung, dengan komponen utama adalah Eksternal Gateway/Firewall (Mikrotik),  DMZ-Main Gateway (FreeBSD), InterVLAN-Routing.

Sepintas lewat kelihatan ribet bin njlimet , tapi kalau ditelusuri lebih lanjut nggak terlalu ribet lah. yang penting tau basic Routing di IPv4 dan IPv6. Saya bahas sedikit mengenai Pseudo step untuk membangun topology IPv6 di gambar;

  • Pastikan bahwa Eksternal Gateway telah menjalankan fungsing dynamic routing/firewall  secara baik, benar, dan bertanggung-jawab 😀 , disini saya  menggunakan metode BGP untuk berkomunikasi dengan Provider dan Meng-announce Prefix yang di-handle.
  • Buat oret-oretan rencana segmentasi alokasi IPv6 terhadap unit kerja yang dikelola.
  • Mulai deploy oretan tersebut dengan menggunakan tools/perangkat yang tersedia, apabila perangkat yang anda miliki tidak support IPv6, ya sudah deh wassalam saja.
  • Pastikan bahwa prefix IPv6 public sudah terbaca dengan baik dan dikenali dari jaringan IPv6 internet public.
  • Check and recheck, terutama apbila ada kemungkinan kesalahan dalam memasukkan parameter routing di berbagai segment.
  • Apabila system sudah berjalan dengan baik dan benar, tinggal menyebarkan IPv6 ini dengan mode stateless or stateful untuk merpermudah user mendapatkan alokasi ipv6 mereka,
  • Beres dan tinggal dimonitor saja, bagaimana performance-nya.

Contoh Rute IPv6 yang sudah berjalan dengan baik dan benar hingga ke level paling bawah.

core1.fmt1.he.net> traceroute ipv6 2001:df0:230:7::6 numeric
Target 2001:df0:230:7::6
Hop Start 1
Hop End 30
Hop Packet 1 Packet 2 Packet 3 Hostname
1 <1 ms <1 ms <1 ms 10gigabitethernet1-1.core1.pao1.he.net (2001:470:0:2e::2)
2 17 ms 10 ms 19 ms g5-0-0.plapx-dr1.ix.singtel.com (2001:504:d::32)
3 10 ms 26 ms 19 ms 2001:c10:80:1::226
4 242 ms 271 ms 214 ms 2001:c10:80:1::a35
5 210 ms 240 ms 300 ms 2001:c10:80:1::43e
6 * * * ?
7 * * * ?
8 222 ms 205 ms 203 ms 2400:dc00:fc00:4::2
9 267 ms 290 ms 262 ms 2400:dc00:fc01:3::2
10 265 ms 240 ms 238 ms 2001:df0:230:3::2
11 251 ms 273 ms 250 ms 2001:df0:230:7::6

Entry cached for another 37 seconds.

Portofolio aplikasi

April 12th, 2012 No comments

Contoh Portofolio aplikasi perusahaan manufacture

Kiat Sukses Menjadi Seorang Network Engineer >Kış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim BayilikKış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Pelajari Internal Value Chain Analysis

April 12th, 2012 No comments

Definisi: Sekumpulan kegiatan yang dilakukan untuk merancang, memproduksi, memasarkan, menyampaikan, dan mendukung produk

  • Kegiatan dalam organisasi dapat dipisahkan menjadikegiatan primer dan sekunder
  • Aktivitas penambahan nilai untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
  • Kegiatan dikenakan biaya dengan mengkonsumsi sumber daya
  • Mengadopsi perspektif unit bisnis, bebas/lepas dari struktur organisasi

Flow  Analisa Value Chain

ot;>erkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim BayilikKış lastiği fiyatlarıBağcılar elektrik?iGiyim bayilikAdıyamanen yakın elektrik?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Strategi bisnis Facebook dengan mengakuisisi Istagram

April 10th, 2012 No comments

Facebook saat ini tengah mengembangkan sayap bisnisnya, setelah strategi bisnis melepas IPO ke pasar sekarang berlanjut ke akuisisi terhadap perusahaan istagram yang notabenenya sangat kompeten sebagai aplikasi berbagi foto dan dihargai 1 Milyar Dollar AS, sungguh merupakan angka fantastis. Seperti kita ketahui awalnya aplikasi istagram hanya dikembangkan dan bisa dinikmati pada lingkungan smartphone Iphone, dengan total pengguna sudah berjumlah 50 jutaan. Melihat potensi ini facebook langsung “mencaplok” istagram dan akan mensinergikan potensi fitur Istagram ke dalam Facebook.

Lebih lengkapnya dapat anda baca pada link berikut http://dealbook.nytimes.com/2012/04/09/facebook-buys-instagram-for-1-billion/

Facebook is not waiting for its initial public offering to make its first big purchase. In its largest acquisition to date, the social network has purchased Instagram, the popular photo-sharing application, for about $1 billion in cash and stock, the company said Monday.

It’s a notable move for Facebook, which has exclusively focused on bite-size acquisitions, worth less than $100 million

With Instagram, Facebook will get a formidable mobile player – an area that is seen as a weakness for the sprawling social network. Founded two years ago, the service — which lets users share photos and apply stylized filters – has become one of the most downloaded applications on the iPhone, with some 30 million users. Instagram released a version of its application for Google’s Android operating system last week.

On Monday, both companies expressed their commitment to run Instagram as an independent service.

Mark Zuckerberg, the chief executive of FacebookPool photo by Yuriko NakaoMark Zuckerberg, the chief executive of Facebook, which is expected to go public next month.

In a post on his profile page, Facebook’s chief Mark Zuckerberg said Instagram would continue to work with rival social networks. That will allow users to post on other services, follow users outside of Facebook, and to opt out of sharing on Facebook.

“For years, we’ve focused on building the best experience for sharing photos with your friends and family,” Mr. Zuckerberg wrote. “Now, we’ll be able to work even more closely with the Instagram team to also offer the best experiences for sharing beautiful mobile photos with people based on your interests.”

In a separate blog post on Instagram’s Web site, the company’s chief executive, Kevin Systrom, also reiterated plans to preserve the service’s functionality and said he looked forward to leveraging the new parent company’s resources and talent.

The announcement comes as Facebook prepares for its highly anticipated initial public offering, widely expected to take place next month.

Read more…

Update informasi Institut Teknologi Sumatera

April 10th, 2012 No comments

Mengutip pernyataan pak M.Nuh   “Menteri Muhammad Nuh mengamanatkan kepada kami untuk mengkloning ITB. Minimal, kualitas institut teknologi Sumatera harus setara dengan ITB,” kata Rektor mengutip pernyataan Menteri” dari posting berita berikut http://www.lampungpost.cominstitut-teknologi-kualitas-sumatera-setara-itb.html . sepertinya rencana pembangunan Institut Teknologi Sumatera ini adalah program ambisius kementrian pendidikan dalam upaya mencetak engineer berkualitas, saya juga tidak tahu mengapa Lampung terpilih sebagai lokasi ITS, apakah  ada kaitannya dengan agenda MP3EI pemerintah http://www.depkeu.go.id/ind/others/bakohumas/BakohumasKemenKo/MP3EI_revisi-complete_%2820mei11%29.pdf  yang membagi indonesia menjadi beberapa koridor yaitu Koridor Ekonomi Sumatera, Koridor Ekonomi Jawa, Koridor Ekonomi Kalimantan, Koridor Ekonomi Sulawesi, Koridor Ekonomi Bali–Nusa Tenggara, dan Koridor Ekonomi Papua– Kepulauan Maluku, apabila memang betul demikian sangat dimungkinkan akan dibentuk Institut Teknologi di masing-masing koridor.  FYI hosting website MP3EI koridor sumatera memang di taruh pada server Unila dengan alamat http://mp3ei.unila.ac.id ,  saat ini info tentang ITS masih mengawang-ngawang terutama dikaitkan dengan keberadaan Fakultas Teknik di Universitas Lampung, apakah dilebur kedalam Insitut baru tersebut ataukah berjalan sendiri-sendiri. hmmm hanya waktu yang dapat menjawab pertanyaan ini. 😀

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kualitas institut teknologi Sumatera yang akan berdiri di Lampung nantinya setara dengan kualitas Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hal itu dikemukakan Rektor ITB Akhmaloka, dalam paparannya kepada Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. beserta jajarannya, di ruang tamu utama Pemprov Lampung, Senin (9-4).

“Menteri Muhammad Nuh mengamanatkan kepada kami untuk mengkloning ITB. Minimal, kualitas institut teknologi Sumatera harus setara dengan ITB,” kata Rektor mengutip pernyataan Menteri.

Latar belakang pembangunan institut teknologi Sumatera ini berkaitan dengan amanat Presiden SBY yang menginginkan penambahan tenaga insinyur di Indonesia agar bisa menjadi negara maju di bidang industri.

“India saja saat ini memiliki 14 institut teknologi. Presiden menargetkan pada 2020 Indonesia sudah memiliki setidaknya 10 institut teknologi baru untuk menjadi negara industri,” kata Akhmaloka.

Tahun ini pemerintah telah memulai pembangunan institut teknologi Sumatera dan Kalimantan. Ia menuturkan pembangunan ini merupakan program nasional yang menggunakan anggaran Kementerian Pendidikan Kebudayaan yang kemudian menjadi bagian dari anggaran ITB.

Rektor menargetkan pada 2012 pembangunan awal sudah bisa dimulai, sehingga pada 2014 institut teknologi baru tersebut mulai dapat beroperasional dan menerima mahasiswa baru.

“Untuk tahun awal akan berada di bawah naungan ITB dan penerimaan mahasiswa dan dosen akan menggunakan konsep ITB. Setelah berjalan dan mampu mandiri, institut ini akan menjadi institusi sendiri,” ujar dia.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Fahrizal Darminto, dalam paparannya, menyatakan pembangunan institut teknologi Sumatera ini sejalan dengan perencanaan tata ruang di Lampung.

Pemilihan Lampung sangat tepat melihat letaknya yang strategis secara nasional, bahkan masuk kawasan strategis internasional. “Lampung saat ini juga sudah menjadi daerah tujuan pendidikan, di mana 40% mahasiswa Unila saat ini berasal dari luar Lampung. Lulusan SMA per tahun di Lampung mencapai 55 ribu orang dengan 12 ribu per tahun terserap di perguruan tinggi,” kata dia.

Gubernur Lampung menyatakan akan mendukung penuh apa pun yang dibutuhkan ITB untuk membangun institut teknologi baru ini, termasuk menyediakan lahan di eks PTPN VII di Sukarame, Bandar Lampung-Lampung Selatan. (MG1/S-2)

Beasiswa Pemerintah Jepang (MONBUKAGAKUSHO) Program Research Student 2013

April 5th, 2012 No comments

Sharing tentang informasi lowongan beasiswa Monbukagakusho untuk tahun 2013 dari kedubes Jepang dengan info selengkapnya http://www.id.emb-japan.go.jp/news12_06.html , saya sangat berkeinginan bisa mendapatkan beasiswa ini, mudah-mudahan nanti ada jodohnya setelah selesai studi program Master lanjut ke program Doktoral ke Jepang. Amin.

1. Mulai dari 2 April, Kedutaan Besar Jepang akan membuka penawaran beasiswa kepada mahasiswa/mahasiswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di universitas di Jepang sebagai research student pada tahun akademis 2013 (April 2013 – Maret 2014) dalam Program Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho).

2. Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (master/doctor/professional graduate course) atau meneruskan program doctor degree setelah menyelesaikan program master degree atau professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

3. Persyaratan untuk melamar, sbb:
(1) Pelamar lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1978
(2)  IPK dari universitas tempat belajar terakhir minimum 3,0 atau nilai EJU (Examination for Japanese University Admission for International Students) minimum 260 dalam jumlah 2 mata ujian tidak termasuk Bahasa Jepang.
(3) Nilai TOEFL minimum 550 atau ekuivalen atau lulus Tes Kemampuan Bahasa Jepang Tingkat 2

4. Selain tiket pergi pulang, uang masuk universitas, uang kuliah yang dibiayai dengan beasiswa Monbukagakusho, para mahasiswa akan menerima uang setiap bulannya sebanyak 143.000 yen untuk biaya kehidupan sehari-hari.

5. Formulir pendaftaran dapat diambil secara gratis di Kedutaan Besar Jepang (Bagian Pendidikan, pukul 08:30-12:00, 14:00-15:30), Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan Medan. Formulir pendaftaran juga dapat diperoleh pada website Kedutaan Besar Jepang (http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs.html). Dokumen lamaran harus dikembalikan kepada Kedutaan Besar Jepang sebelum tanggal 2 Mei 2012, dapat diserahkan secara langsung atau dikirim melalui pos.

6. Keterangan lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat diperoleh di Kedutaan Besar Jepang (Bagian Pendidikan: Tel: 021-3192.4308 psw: 175, 176).

7. Pada tahun akademis 2012, sebanyak 30 orang mahasiswa telah lulus ujian dan berangkat ke Jepang sebagai research student dengan rekomendasi dari pihak Kedutaan (selain itu, sebanyak 86 orang mahasiswa direkomendasikan oleh universitas). Sehingga, total sebanyak 160 orang mahasiswa, termasuk program lainnya, telah berangkat ke Jepang pada tahun lalu. Pada saat ini, sebanyak 2.162 orang mahasiswa sedang belajar di Jepang dan di antaranya 632 orang merupakan mahasiswa penerima beasiswa Monbukagakusho.

Informasi lebih lanjut 

Form dapat didownload di link di bawah ini :
– Application Form   (doc file 96kb)
– Field of Study and Study Program   (doc file 33kb)
– Recommendation Form   (doc file 40kb)