Archive

Archive for the ‘World Of Religy’ Category

Berkurang jatah hidup satu tahun, sudah siapkah saya ?

July 12th, 2011 No comments

Hari ini tanggal 12 Juli / 1 Syawal , tepat 28 tahun yang lalu saya dilahirkan ke dunia, tanpa terasa waktu terus bergulir detik ke menit, menit ke jam, jam kehari hari ke bulan dan lanjut ketahun , seakan waktu berjalan tanpa terasa menghantarkan saya pada dunia penuh aktifitas saat ini.  sejenak merenung ‘perolehan’ apa saja yang sudah didapatkan untuk bekal dibawa ke Yaumil Akhir, karena sesungguhnya yang nanti dibawa adalah bekal iman dan takwa, bukan sejumlah Dolar ataupun Rupiah.  Masya Alloh sungguh sedikit baru bekal terkumpul,  mudah-mudahan masih diberikan kesempatan untuk mengumpulkan pundi pundi amalan baik untuk dibawa kelak,  pun terbayang masa kanak-kanak bermain dengan teman sejawat, nyata rasanya bahwa kejadian tersebut baru saya alami laksana kemarin.  Subhanlloh tanpa terasa sekarang sudah memiliki anak dan main bersama ananda tercinta tersebut.  Sungguh tidak diragukan lagi ayat alquran surah Al-‘Ashr  : “Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]” Semoga kita tergolong dalam umat Muhammad yang pandai memanfaatkan Waktu. Amiin.

Sedikit kita belajar hitung-hitungan sederhana, bagaimana nikmat Alloh yang sudah diberikan kepada saya, contoh kecil adalah oksigen,  dipasaran si oksigen ini harga  jualnya adalah   Rp.  50.000 untuk yang 6 m3 ,  biasa dijual kerumah sakit – rumah sakit untuk perawatan pasien, nah coba kita hitung kasar saja, satu hari pemakaian oksigen  katakanlah 600 m3 sehingga satu hari butuh Rp 5.000.000 untuk bernafas, dikali dengan satu bulan jadilah dia 150 juta dikali satu tahun jadilah di 1.800.000.000 atau 1,8 Milyar, Subhanallooh alangkah besarnya subsidi dari Sang Maha Pencipta kepada saya, itu baru Oksigen lho, belum lagi nikmat makan, minum,tidur, dan panca indra lainnya, yang  apabila kita kalkulasikan dengan logika tidak akan masuk akal hitungan.  Hingga turunlah ayat Ar-Rahman  “Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?” (Ar-Rahman)  dengan tujuan utamanya adalah mendidikan manusia agar senantiasa bersyukur. Mudah-mudahan kita pun juga tergolong dalam hambanya yang pandai bersyukur. amiin.

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat Ar-Rahman hingga detik ini masih dikaruniai nikmat sehat, nikmat makan dan minum , nikmat anak dan istri, serta nikmat iman. Mudah-mudahan karunia ini bisa menjadi sarana ladang mengumpulkan bekal hari kelak. Hari ini pun juga merupakan hari istimewa untuk Ibu saya karena tepat hari ini (12 Juli 1954 lalu)  mama memperingati hari kelahirannya. Tidak banyak yang saya bisa berikan hanya ” Selamat Hari Lahir Mama, semoga sehat selalu, semakin berkah dan diredhoi disisa umur  kita serta tambah sayang dengan keluarga” ,  mama pun mengaminkan.

Istri dan anak yang saya cintai pun juga memberikan surprise tak terduga, dengan memberikan tanda mata spesial berupa kue ulang tahun dan tas ransel untuk kerja. Masya Alloh lengkap sudah kebahagiaan ini, meskipun  terkadang terbayang masih belum maksimalnya rasa kasih dan sayang kuberikan  kepada mereka berdua.

(Kado Tas ini dari Rasya Untuk Papa) dengan doa

Terakhir spesial dari Bunda Rasya yaitu Kue Ulang Tahun :-)

Doaku untuk suamiku
Ya Alloh, engkau maha tahu kedudukannya dihatiku
Ya Alloh, jadikanlah ia selalu sebagai imam untukku
Ya Alloh, berikanlah ia rezekiMu
Ya Alloh, tenangkan hatinya ketika gundah
Ya Alloh, berilah selalu lindungan dan limpahan rahmatMu kepadanya
Ya Alloh, buatlah ia selalu menyayangi istri dan anak2nya
Ya Alloh, berilah kesehatan kepadanya
Ya Alloh, mudahkanlah segala urusannya
Ya Alloh, lapangkanlah jalanMu untuknya
Ya Alloh, hijabahlah doaku ini
Amiiin Ya Robbal ‘Alamiiin

Subhanalloh, Sungguh besar sekali Nikmat yang dilimpahkan kepada kami sekeluarga. Rencananya Nanti Malem mau cari tempat makan malam untuk makan malam bersama keluarga.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah jadikanlah umur kami senantiasa barokah untuk menapaki petunjukmu, sehatkanlah tubuh kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kami dan luaskanlah rizki kami. Dekatkanlah kami kepada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejelekan. Penuhilah hajat kami, dunia dan akhirat, akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ikhsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik dan janganlah engkau mengakhiri hidup kami dengan jelek.

Aamiin!

Categories: World Of Religy Tags:

Doa untuk kedua orang tua-ku

June 30th, 2011 No comments

RIDHO ALLAH adalah TERGANTUNG PADA RIDHO ORANG TUA,  tersurat pada hadis berikut;

َوَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا-, عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ ) أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ

“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”

Sehingga didalam Al-quran,  diperintahkan atas kita untuk berbakti kepada orang tua,

Al-Isra’ ayat 23-24, ALLAH berfirman: “Dan Robb-mu telah memerintahkan kepada manusia, janganlah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu, maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak kedua-nya. Dan katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasing sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil’

Pagi ini disela kesibukan bekerja, seperti biasanya ditelp mama tersayang menanyakan bagaimana kabar kami sekeluarga ,  bagaimana kabar cucung ombay, siapa yang jaga Ahmad,  serta mengabari ada sepupu yg kurang beruntung pada tes SNMPTN tahun ini,  dengan gaya bahasa yang santai komunikasi singkat kami-pun terjadi,  sembari bercanda mama pun mengenang kembali pada saat saya pertama kali mengikuti SNMPTN tahun 2001 kala itu, dengan segala lika likunya hingga lulus UMPTN di Universitas Lampung.  sayapun  mendengarkan dan sempat tersenyum sendiri mengingat kisah full supporting dari kedua mama dan papa.

Selepas berkomunikasi sejenak saya termenung, terbayang bagaimana masa kecil saya disayang, dididik, dibina oleh kedua orang tua, dengan penuh kesabaran telaten dan disiplin, kami anak-anaknya ditempa agar menjadi sosok manusia tahan banting berkorelasi juga dengan nama-ku Gigih Forda Nama, dengan harapan doa bahwa anaknya nya  akan gigih/pantangmenyerah sesuai dengan namanya.

Tidak terasa mama dan papa sudah memiliki 2 orang cucung (akan tiga, calon cucu dari kakak di bengkulu), artinya itu menunjukkan bahwa anak-anaknya telah dewasa dan  telah memberikan ahli waris berupa cucu yang insya alloh menjadi generasi penerus sholah/sholeha (Amiin allohumma Amiin), saya pun mencoba evaluasi selama status menjadi anak selam sudah 27 tahun ini, apa sihhh yg sudah saya berikan kepada orang tua….   setelah berfikir cukup lama tergambar bahwa alangkah kecilnya bakti saya kepada orang tua jika dibandingkan dengan kasih sayang yg mereka berikan selama ini.

Tanpa disadari, setetes air jatuh dari kedua belah mataku, membayangkan kilas balik atas segala dosa yang ku perbuat kepada mama dan papa, alangkah banyaknya dosa dosa  yang ku perbuat,  namun dengan tetap istiqomahnya kedua orang tua-ku tetap rela membimbing dan mendoakan atas kesuksesan semua anak-anaknya . Subhanallooh, betapa besar jasa -mu atas anak-anakmu.

Tidak banyak yang bisa ku perbuat atas segala jasa mama dan papa,  hanya doa yg kumunajatkan disetiap akhir sholat lima waktu

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Allohlah yang akan membalas segala budi baik mama dan papa,  semoga di hari akhir kelak, kita semua  berkumpul dalam kelompok-nya  umat Muhammad dan diredhoi alloh untuk masuk kedalam jannah-Nya. Amiin ya robbal alamin.

Peringatan Isra’ wal mi’raj

June 30th, 2011 No comments

Posting ini hanya mengulas kejadian 2 hari yang lalu pada saat peringatan peristiwa isra’ dan mi’raj di masjid As-safar Blok C POLRI Hajimena Lampung Selatan.  Topik ceramah berkenaan dengan peristiwa besar ini.  Lantunan ayat suci surah Al-isra’  berkumandang pertanda pembukaan acara, ayat ini menceritakan bagaimana proses Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh sang Maha sebagai salah satu tanda kebesaran sang Khalik dengan kuasanya KunFayakun maka segala jadi terjadilah.

Penekanan khusus selama sesi ceramah berlangsung adalah pada sholat, sesuai dengan esensi isra’ wal mi’raj yaitu perintah sholat.  beberapa point yang saya tangkap adalah pentingnya kita menjaga sholat dengan tatacara yang benar dan tepat waktu sesuai dengan tuntunan sholat baginda nabi, dan dengan sholat ini pula adalah sebagai pembeda seorang apakah tergolong sebagai manusia muslim atau kafir. disampaikan pula bahwasanya hal pertama yang akan dihisab adalah sholat ini, apabila sholatnya baik maka akan baik pula amalan lainnya, dan ketika sholatnya tidak baik bisa dipastikan amalan lainnya pun tidak akan baik (korelasi disini adalah fungsi sholat sebagai pencegah perbuatan keji dang mungkar).

Hal lain juga disampaikan yakni bagaimana nabi Muhammad SAW diperlihatkan bahwa sebagian besar  isi neraka kebanyakan adalah dari kaum perempuan yang tidak bisa menjaga kehormatan dan kemaluannya, hingga sekali lagi ditekankan akan pentingnya seorang muslimah senantiasa menutup dan menjaga auratnya agar tidak menimbulkan fitnah dan mengumbar hawa nafsu. Alhamdulillah keluarga besar kami telah sadar betul akan perintah ini,  istri , ibu, adik telah menggunakan jilbab dengan fungsi sebagai penutup aurat.  Dan sungguh merugilah kaum wanita mengaku muslim tapi tidak menjalankan perintah menutup aurat ini, dan ini banyak kita temukan pada negara republik tempat kita berdiri sekarang. wallohua’lam bisshowaf.

Hal  lain juga turut disampaikan pentingnya kaum lelaki untuk menegakkan sholat berjamaah di Masjid, sampai sampai  dizaman baginda nabi ada seorang buta bertanya apa hukumnya seorang buta sholat dimesjid, Nabi menjawab : ” wajib hukumnya meskipun orang tersebut buta”, lalu orang buta tersebut bertanya kembali: “rumah saya melewati jalan berliku ya rasul, saya khawatir akan binatang buas selama perjalanan menuju masjid”, Baginda nabi pun menjawab : “tidak apa apa bila engkau tidak sholat dimesjid, si orang buta tersebut hendak bergegas pulang kerumah, lalu nabi bertanya : “Apakah suara azan terdengar hingga ke Rumah mu?”, orang buta itu menjawab : “iya saya bisa mendengar ya rasul”, maka nabi berkata : “Wajiblah padamu untuk sholat di Masjid” , akhirnya orang buta tersebut sampai membuat track khusus dengan bantuan tali atau sejenisnya agar tidak nyasar hingga ke mesjin, Subhanalloh…. alangkah indahnya kehidupan muslim dizaman baginda nabi.

Kemudian turut pula disampaikan oleh al ustadz bahwasanya tolak ukur kebangkitan kekuatan umat  islam  itu adalah bisa dilihat ketika jumlah jama’ah sholat subuh adalah sebanding dengan jama’ah sholat jum’at, apabila masa tersebut tiba, dikatakan bahwa kekuatan umat islam sudah pada posisi klimaks dan berada pada puncak kejayaan, isya alloh mudah-mudahan masih bertemu dengan masa itu, amiin…

Demikianlah telah disampaikan akan pentingnya sholat berjamaah dimasjid. Subhanalloh sungguh benarlah apa yang sudah disampaikan ini,  Jujur dan terus terang hingga saat ini penulis sulit sekali untuk implementasi sholat berjamaah dimasjid ini, namun tetap berusaha untuk menunaikan.

Demikian sedikit inti sari ceramah isra’ mi’raj kemarin yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan bisa jadi bahan pelajaran kira semua. Amiin.

Naik Haji sesuai rencana dengan pembiayaan Dana Talangan Haji dari Bank Syariah

April 13th, 2011 No comments

“Perencanaan yang matang dalam suatu aktifitas kita sangatlah penting, semua hal  terlebih dahulu kita rencanakan secara seksama untuk meminimalisir hal-hal yang dapat menghambat aktifitas kita.

Kita sebagai umat muslim pasti menginginkan untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke tanah suci.  Seiring berjalannya waktu, untuk menunaikan ibadah Haji  khususnya di Propinsi Lampung, apabila saat ini kita telah mempunyai dana yang cukup untuk pergi ke tanah suci maka paling cepat kita dapat berangkat pada tahun 2015 (masa tunggu 4 tahun), bayangkan apabila dana yang kita miliki belum dapat untuk mendapatkan porsi haji akan tetapi kita menginginkan berangkat secepatnya ke tanah suci sedangkan kita memiliki kemampuan untuk mengangsur setiap bulannya.

Untuk mengakomodir atau membantu para calon jemaah haji yang ingin segera mendapatkan porsi haji, sekarang banyak penawaran dari berbagai Bank Syariah . Berdasarkan hasil survey dan diskusi dengan teman sejawat yang pernah mengajukan pembiayanan haji ini saya dapatkan informasi bahwa BNI Syariah memberikan layanan dengan rate setoran awal Paling sedikit dengan angsuran perbulan yang terjangkau.  Program ini mereka beri nama “Talangan Haji”” dengan hanya menyetorkan uang sebesar Rp1.750.000,-  kita dapat merencanakan dan dapat berangkat ke Tanah Suci pada tahun yang anda inginkan. “

Produk pembiayaan BNI iB Haji cukup mudah pengajuannya.  Bagi Masyarakat yang berminat dapat langsung datang ke BNI Syariah terdekatdengan membawa copy KTP/Paspor  suami dan istri yang masih berlaku,copy kartu keluarga, copy surat nikah (bagi yang telah menikah), membuka rekening iB THI di BNI Syariah, menyerahkan bukti penghasilan, menyerahkan surat keterangan masa kerja dan bagi pengusaha melampirkan akta perusahaan dan izin-izin usaha. Dengan pengelolaan dana pembiayaan haji yang aman, barokah dan bersih sesuai syariah, Insya Allah pembiayaan BNI iB Haji siap membantu mewujudkan niat haji anda dengan lebih terencana, lebih mantap dan menentramkan hati.”

Secara pribadi saya belum mengambil porsi talangan haji ini, mengingat masih ada prioritas lain yang butuh alokasi pendanaan, namun saya sudah membuka rekening khusus untuk naik haji dengan kategorisasi tabungan termasuk dalam tabungan THI (Tabungan Haji) mudah mudahan niat baik ini diberikan kemudahan Alloh SWT. Amiin.

Terlampir juga data biaya haji untuk beberapa Embarkasi Haji yang saya dapat dari Departemen Agama RI

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2010 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji Tahun 1431/2010 M, ditetapkan sbb:

a. Embarkasi Aceh sebesar USD 3,147
b. Embarkasi Medan sebesar USD 3,237
c. Embarkasi Batam sebesar USD 3,325
d. Embarkasi Padang sebesar USD 3,233
e. Embarkasi Palembang sebesar USD 3,280
f. Embarkasi Jakarta sebesar USD 3,364
g. Embarkasi Solo sebesar USD 3,327
h. Embarkasi Surabaya sebesar USD 3,432
i. Embarkasi Banjarmasin sebesar USD 3,440
j. Embarkasi Balikpapan sebesar USD 3,474
k. Embarkasi Makassar sebesar USD 3,505

Sesungguhnya tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati

April 6th, 2011 No comments

Pagi ini seperti biasa tiba dikantor tepat jam 8 pagi, aktifitas pagi  ini saya isi dengan berselancar di dunia maya melihat, membaca, mencari informasi bertujuan untuk menambah khasanah pengetahuan.  tak disengaja menemukan link informasi terkait pengalaman seorang warga Bengkalis bernama Aslina yang menceritakan bahwa beliau pernah mengalami perjalanan ruhani dibawa kealam barzah dan “dipersaksikan” bagaimana kondisi ruh  di alam barzah .  Tentu saja hal ini bukanlah hal lazim yang biasa manusia alami pada umumnya. Wallohua’llam benar tidaknya kejadian ini.

Saya pun teringat ayat didalam Al’quran menceritakan kisah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimana beliau pun juga “diperlihatkan” oleh Alloh bagaimana kondisi Alam barzah dan Alam Akhirat sebagai tanda kekuasaan Alloh untuk disampaikan kembali kepada para Ummatnya, agar ummatnya senantiasa ingat .. ingat ..dan ingat… bahwa pemberhentian terakhir bukanlah dialam dunia namun yang kekal abadi dan hakiki adalah Yaumil Akhir kelak.

Bagi kita selaku umat Muslim tentu saja Al’quran dan Alhadis dijadikan sebagai tolak ukur/benchmarking terhadap apa-apa saja kejadian/kisah/cerita/panduan/pandangan ,  setelah saya baca dengan seksama bagaimana kisah Aslina menceritakan pengalaman hidup beliau setelah mati lebih kita kenal dengan mati suri, maka terlihat ada kesesuaian cerita tersebut dengan ayat ayat Alquran yang menceritakan Alam Barzah, Yaumil Akhir, dll. Sehingga bisa kita ambil hikmah dari cerita ini bahwa sanya

BEKAL TERBAIK UNTUK DIBAWA KE YAUMIL AKHIR ADALAH BEKAL AMALAN SOLEH , BUKAN HARTA ATAUPUN TAHTA, HARTA ATAUPUN TAHTA HENDAKNYA DIJADIKAN SEBAGAI KENDARAAN UNTUK MENCETAK AMAL SHOLEH SEBANYAK-BANYAKNYA.

Surat Ali Imran 185. (Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan)

Maha benar Alloh atas segala Firmannya.

Tulisan selengkapnya tentang Aslina ini terlampir dibawah…… Wallohua’llam benar tidaknya kejadian ini.

Read more…

Ar-Rahmaan – Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?

April 1st, 2011 No comments

Subhanalloh, Maha Suci Alloh Atas segala Firman-Nya;

Mudah-mudahan kita semua bisa memetik hikmah atas turunnya Surah Ar Rahmaan ini, disini disebutkan berulang kali

Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?

Kenapa musti berulang kali, karena memang secara alamiah manusia terkadang banyak yang lupa termasuk saya, seringkali nikmat yg diberikan Alloh tanpa disadari tidak kita syukuri, contoh kecil saja ketika kita diberi nikmat sehat dari FLU terkadang lupa bersyukur,  ketika Alloh turunkan penyakit FLU barulah kita tersadar bahwa selama ini nikmat SEHAT adalah salah satu dari sekian banyak NIKMAT yang Alloh berikan kepada kita.

“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya.”
(QS. Ibrahim: 34) . sekali lagi Subhaanallooh.

Marilah kita ingatkan diri kita pribadi masing masing untuk senantiasa mensyukuri atas segala berkah,rahmat,nikmat yang dilimpahkan oleh Alloh kepada Kita.

[1] (Tuhan) Yang Maha Pemurah serta melimpah-limpah rahmatNya.
[2] Dia lah yang telah mengajarkan Al-Quran.
[3] Dia lah yang telah menciptakan manusia; –
[4] Dia lah yang telah membolehkan manusia (bertutur) memberi dan menerima kenyataan.
[5] Matahari dan bulan beredar dengan peraturan dan hitungan yang tertentu;
[6] Dan tumbuh-tumbuhan yang melata serta pohon-pohon kayu-kayan, masing-masing tunduk menurut peraturanNya.
[7] Dan langit dijadikannya (bumbung) tinggi, serta Ia mengadakan undang-undang dan peraturan neraca keadilan,
[8] Supaya kamu tidak melampaui batas dalam menjalankan keadilan;
[9] Dan betulkanlah cara menimbang itu dengan adil, serta janganlah kamu mengurangi barang yang ditimbang.
[10] Dan bumi pula dijadikannya rata untuk kegunaan manusia dan makhluk-makhlukNya yang lain:
[11] Terdapat padanya berbagai jenis buah-buahan dan pohon-pohon kurma yang ada kelopak-kelopak mayang;
[12] Demikian juga terdapat biji-bijian yang ada jerami serta daun, dan terdapat lagi bunga-bungaan yang harum;
[13] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan (wahai umat manusia dan jin)?
[14] Ia menciptakan manusia (lembaga Adam) dari tanah liat kering seperti tembikar,
[15] Dan Ia telah menciptakan jin dari lidah api yang menjulang-julang; Read more…

Categories: World Of Religy Tags: ,

Makna Muhasabah

March 15th, 2011 No comments

Diambil dari http://www.dakwatuna.com/2007/makna-muhasabah/

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari tulisan ini, amiin,

Dari Syadad bin Aus r.a., dari Rasulullah saw., bahwa beliau berkata, ‘Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah swt. (HR. Imam Turmudzi, ia berkata, ‘Hadits ini adalah hadits hasan’)

Gambaran Umum Hadits

Hadits di atas menggambarkan urgensi muhasabah (evaluasi diri) dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Karena hidup di dunia merupakan rangkaian dari sebuah planing dan misi besar seorang hamba, yaitu menggapai keridhaan Rab-nya. Dan dalam menjalankan misi tersebut, seseorang tentunya harus memiliki visi (ghayah), perencanaan (ahdaf), strategi (takhtith), pelaksanaan (tatbiq) dan evaluasi (muhasabah). Hal terakhir merupakan pembahasan utama yang dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam hadits ini. Bahkan dengan jelas, Rasulullah mengaitkan evaluasi dengan kesuksesan, sedangkan kegagalan dengan mengikuti hawa nafsu dan banyak angan.

Indikasi Kesuksesan dan Kegagalan

Hadits di atas dibuka Rasulullah dengan sabdanya, ‘Orang yang pandai (sukses) adalah yang mengevaluasi dirinya serta beramal untuk kehidupan setelah kematiannya.’ Ungkapan sederhana ini sungguh menggambarkan sebuah visi yang harus dimiliki seorang muslim. Sebuah visi yang membentang bahkan menembus dimensi kehidupan dunia, yaitu visi hingga kehidupan setelah kematian.

Seorang muslim tidak seharusnya hanya berwawasan sempit dan terbatas, sekedar pemenuhan keinginan untuk jangka waktu sesaat. Namun lebih dari itu, seorang muslim harus memiliki visi dan planing untuk kehidupannya yang lebih kekal abadi. Karena orang sukses adalah yang mampu mengatur keinginan singkatnya demi keinginan jangka panjangnya. Orang bertakwa adalah yang ‘rela’ mengorbankan keinginan duniawinya, demi tujuan yang lebih mulia, ‘kebahagian kehidupan ukhrawi.’

Dalam Al-Qur’an, Allah swt. seringkali mengingatkan hamba-hamba-Nya mengenai visi besar ini, di antaranya adalah dalam QS. Al-Hasyr (59): 18–19. Read more…

Categories: World Of Religy Tags:

Doa-ku setiap hari sebelum memulai semua aktifitas

February 12th, 2011 No comments

Sampaikanlah oleh-mu walaupun itu hanya satu ayat

Cuplikan pernyataan diatas singkat, namun punya makna yang sangat mendalam, sekarang saya akan mencoba share berkaitan dengan doa’

Sebagai umat muslim, adab sebelum memulai segala aktifitas tentunya adalah memulainya dengan doa, tentu saja doa ini boleh bebas dan bermakna apapun juga (selama itu kebaikan), karena hakikat doa adalah permintaan atas sesuatu, doapun bisa kita lafazkan dalam bahasa arab ataupun dalam bentuk bahasa kita sendiri (batak, lampung,komering,dll). tulisan dibawah ini adalah doa sehari hari saya sebelum memulai segala aktifitas;

  1. ‘Auudzubillaahiminash shaiytoonirrojim ,
  2. Bismillahhirrohmaanirrohim,
  3. AshhaduAnllaailaahaillaulloh,
  4. Waashhaduannamuhammadarrosululloh, Alloohummasolli ‘ala sayyidinaa Muhammad wa’ala ali sayyidina muhammad,
  5. Subhanallohiwalhamdulillah walaailaahaillauloh hu walloohuakbar,
  6. Laa haulawalakuwwata illaabillaah
  7. Bismiallohuakbar..

Intisari dari doa ini adalah sebagai berikut;

  1. Sebelum memulai aktifitas hari ini memohon kepada Sang Maha, agar dijauhkan dari godaan syaitan dan dilancarkan urusan.
  2. Memulai segala sesuatu dengan mengatas namakan Sang Maha karena tanpa redho dan kehendaknya niscaya kita adalah NOTHING.
  3. Pengakuan syahadat bahwa sampai dengan detik ini insya alloh tetap berpegang teguh terhadap bimbingan dan perintah-Nya.
  4. Pengakuan terhadap Baginda Nabi Muhammad  SAW (Nur Muhammad) adalah sebagai Nabi sekaligus rasul dan berharap bisa mengikuti suri taudalan beliau dalam hidup dan kehidupan.
  5. Pengakuan bahwa hanya Alloh saja yang serba Maha, dan memandang diri sendiri hanyalah kecil semata (tiada daya dan upaya) segala kehendaknya adalah mutlak, berharap segala aktifitas dan kegiatan senantiasa di-bimbing-Nya dan diRedho Selalu, bersyukur atas segala nikmat dan karunia yg selama ini telah diberikan.
  6. Atas nama Alloh kulangkahkan kaki ku, berserah diri, tiada daya dan upaya mahluk ciptaan yg kecil ini  hanya berharap keredhoannya selalu.
  7. Dengan Menyebut nama Alloh yang Maha besar, ku mulai aktifitas.

Demikianlah saya sampaikan intisari doa diatas, semoga bermanfaat.

Wassalam. k?ifilmi full izleerkek kemer modellerioto ekspertizeba, e okulGiyim Bayilik

Categories: World Of Religy Tags: