Archive

Posts Tagged ‘bunga wijaya kesuma’

Mekarnya Bunga Wijaya Kesuma dikala Ramadhan

August 9th, 2012 No comments

Wijaya Kesuma, demikianlah banyak orang memberikan nama pada tanaman ini, sebagian orang lagi ada yang menjulukinya dengan sebutan bunga sedap malam, lalu ada juga Sri Rejeki, dll. Dalam istilah latin lebih dikenal dengan nama Epiphyllum anguliger. Merujuk pada tautan berikut http://en.wikipedia.org/wiki/Epiphyllum_anguliger , deskripsi singkat tentang Wijaya Kesuma sebagai berikut.

Stems profusely branched, primary stems terete at base, often woody, apical part and secondary stems flat and rather succulent, 20–30 cm long, 3–5 cm wide, deeply lobed, often to near midrib, the lobes rectangular to obtuse or rounded; areoles small nude or with 1-2 white bristles; epidermis green, smooth. Flowers 6–20 cm long, 6–7 cm wide, nocturnal, strongly sweet-scented *; pericarpel with podarium; receptacle 8–16 cm long, 4 mm thick, pale yellow, greenish or pinkish, bracteoles few, minute, linear and green, adpressed; outer tepals 10, linear to linear-lanceolate, acute, spreading or reflexed, 4–5 cm long, lemon yellow to brownish yellow; inner tepals lanceolate to ovate, acute or acuminate, white, sometimes toothed, as long as outer tepals; stamens in two rows, white, erect to subdeclinate, nearly as long as tepals; style longer than inner tepals, white; stigma lobes 8-11, linear. Fruit ovoid, brownish, greenish or yellowish, 3–4 cm thick.[citation needed]

Tanaman ini tergolong sebagai tumbuhan yang unik, karena kembangnya hanya mekar pada malam hari dan akan segera layu pada keesokan paginya, ketika mekar sempurna maka akan terlihat rekahan bunga nan indah berwarna putih (sejauh ini baru ketemu warna itu) disertai aroma wangi yang khas, membuat banyak orang berdecak kagum dan menunggu detik-detik  mekarnya bunga ini, termasuk saya sendiri 😀 . Dan tepat ba’da makan sahur tadi pagi saya baru menyadari bahwa bunga Wijaya Kesuma di rumah  (bawaan mama dari Bengkulu) telah mekar, namun karena sudah subuh mekarnya sudah tidak sesempurna dini hari tadi, meskipun demikian  Jadilaaah…. dari pado idak sama sekali.

Dan tak berfikir panjang lagi, langsung nyamber kamera dan membangunkan ananda tercinta untuk Foto bareng dengan bunga ini  (padahal doi lagi ngantuk sengantuk ngantuknya hihihihihi 😀 ), dan jadilah foto dibawah ini.  Btw terlepas dari mitos bahwa bunga ini membawa rejeki bagi pemiliknya,  saya sudah cukup terpuaskan dengan menikmati keindahan bunganya, dan rejekipun juga tentu harus dicari, tul gak sodara-sodara ??

 Papa dan Rasya (1 tahun 8 bulan)

Dan saya juga masih menyimpan arsip foto gambar bunga ini sedang merekah Juli tahun 2011 lalu, diambil di taman belakang rumah POLRI Hajimena, ketika Rasya masih berumur 8 bulan.

Papa dan Rasya (umur 8 bulan)

Subhanalloh, sungguh indah sekali, “Dan Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan”

Bunga Wijaya Kesuma, Salah Satu Tanda Kebesaran Alloh

July 22nd, 2011 No comments

Subhanalloh, memang benar adanya Bunga Wijaya Kesuma merupakan salah satu dari kebesaran Alloh,  mengapa saya katakan demikian ?? bagi yang belum mengetahui-nya FYI bahwa bunga ini hanya mekar ditengah Malam saja dan itupun hanya beberapa jam saja selepas pagi bunganya pun akan segera kuncup.

Seperti tadi malam saya mendapati bunga Wijaya Kesuma ditaman belakang rumah sedang mekar-mekarnya, sungguh indah warnanya Putih Bersih dipadukan dengan bentuk bunga yang besar dan kelopak bunganya berwarna kemerahan semakin menambah kecantikan sibunga sedap malam ada juga yg menyebut bunga ini dengan kembang sri rejeki (mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini mendapat banyak rejeki amiin) . Subhanalloh. Sampe sampe ananda saya yang masih bayi saya bangunkan ditengah tidurnya untuk berfoto dengan bunga sri rejeki ini, mengingat sudah saking lamanya saya menunggu kapannnnn itu bunga bisa mekar 😀 .

Kalau saya tidak salah ingat umur tanaman wijaya kesuma ditaman belakang sudah menginjak usia 4 tahun, dan barulah tadi malam menghasilkan bunga yang sangat indah dan sedap dipandang mata, kembang ini khusus didatangkan dari rumah ombay rasya dibengkulu karena bibitnya dirumah sana ada banyak , dan berhubung ombay Rasya suka sekali bertanam kembang makanya dibawalah kembang tsb ke rumah di Lampung. Cara tanemnya cukup gampang tinggal ambil bagian daun yg udah tua terus tancepin deh ditanah, tinggal nunggu gede. (disaya butuh waktu 4 tahun untuk menghasilkan bunga)

Terbalas sudah penantian bertahun tahun untuk melihat kembang ini mekar , bagi yg ingin ikut menikmati gambarnya bisa lihat dibawah;

Bunga dalam posisi kuncup, foto saya ambil pagi kemarin

Foto Saya ambil tadi malem jam 10 pada saat sedang mekar

Bela-belain bangunin anak untuk foto bareng, padahal si doi masih ngantuk hihihi 😀

 

 

  .com” title=”eba, e okul, e kamp?s”>eba, e okulGiyim Bayilik