Archive

Posts Tagged ‘INHERENT’

INHERENT – BGP Confederation di Mikrotik

September 17th, 2011 No comments

Telah berpulang dengan tidak tenang PowerSupply CISCO seri 7606 dikarenakan sering tidak stabil dan dropnya supply listrik PLN  pada Gedung UPT Puskom, rusaknya Powersupply berakibat pada tidak berfungsinya Router tersebut dengan layanan utama sebagai  Core-Router interkoneksi Node INHERENT antara Jawa dan Sumatera (selain Universitas Sumatera Utara).  Kejadian ini saya ketahui pada saat staff network lainnya melakukan pengecekan atas Failed-nya interkoneksi RING Sumatera menuju ke Jawa, pada saat kejadian saya berada di UI-Salemba karena proses perkuliahan S2 saya sudah dimulai.

Quick Solusinya adalah saya coba gantikan fungsi cisco  ini dengan satu PC router dengan pilihan OS FreeBSD atau Mikrotik, setelah berfikir dan ditimang-timang dipilih Mikrotik sebagai System Operasi PC Router ini.

Quick and Dirty proses pengerjaan bisa dilihat pada langkah perikut;

  • Install Mikrotik Level 6, disaya menggunakan versi IOS versi 5 dengan fitur terbaru yakni virtualisasi router.
  • Karena ada 3 Node terhubung yaitu (Universitas Indonesia – Universitas Sriwijaya – Universitas Bengkulu) , perlu disiapkan 4 unit interface LAN card untuk digunakan sebagai interface Utama.
[admin@IBRUNILA01] > interface print 
Flags: D - dynamic, X - disabled, R - running, S - slave 
 #     NAME                                                                              TYPE               MTU L2MTU  MAX-L2MTU
 0  R  ether1                                                                            ether             1500
 1  R  ether2                                                                            ether             1500
 2  R  ether3                                                                            ether             1500 16383      16383
 3  R  lo                                                                                bridge            1500 65535
 4  R  ether4                                                                            ether             1500
[admin@IBRUNILA01] >
  • Pastikan bahwa interface semuanya telah dapat dibaca oleh Mikrotik, dan lakukan Assign IP Address sesuai dengan ketentuan IP yang sudah disepakati.
[admin@IBRUNILA01] > ip address print 
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic 
 #   ADDRESS            NETWORK         INTERFACE                                                                          
 0   167.205.143.1/24   167.205.143.0   ether1                                                                             
 1   167.205.188.198/30 167.205.188.196 ether2                                                                             
 2   167.205.191.174/30 167.205.191.172 ether3                                                                             
 3   118.98.240.171/32  118.98.240.171  lo                                                                                 
[admin@IBRUNILA01] > 

Ether 1 adalah yang mengarah ke Local Area Network Unila (Alokasi Prefix Untuk Unila dari ITB)
Ether 2 adalah IP P2P yang mengarah ke Universitas Sriwijaya
Ether 3 adalah IP P2P yang mengarah ke Universitas Indonesia
Lo adalah Interface Loopback
  • Langkah selanjutnya adalah pengaktifan BGP Routing untuk menghandle prefix INHERENT+TEIN3
Pengaktifan Fitur Instance BGP Confederation pada Mikrotik melibatkan ASN 65001-65007,65011,65017,65051,

[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> instance print 
Flags: X - disabled 
 0 X name="default" as=65530 router-id=0.0.0.0 redistribute-connected=no redistribute-static=no redistribute-rip=no redistribute-ospf=no 
     redistribute-other-bgp=no out-filter="" client-to-client-reflection=yes ignore-as-path-len=no routing-table="" 

 1   name="UNILAINH" as=65009 router-id=118.98.240.171 redistribute-connected=yes redistribute-static=no redistribute-rip=no redistribute-ospf=yes 
     redistribute-other-bgp=no out-filter="" confederation=18007 confederation-peers=65001-65007,65011,65017,65051 client-to-client-reflection=no 
     ignore-as-path-len=no routing-table="" 
[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> 

Blok IP Prefix Unila yang di Advertise Via BGP 65009
[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> network print 
Flags: X - disabled 
 #   NETWORK              SYNCHRONIZE
 0   167.205.143.0/24     yes        
[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> 

Peer BGP yang terhubung ke UNILA

[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> peer 
add  comment  disable  edit  enable  export  find  print  refresh  refresh-all  remove  resend  resend-all  set  unset
[admin@IBRUNILA01] /routing bgp> peer print 
Flags: X - disabled, E - established 
 #   INSTANCE                                          REMOTE-ADDRESS                                                                    REMOTE-AS  
 0 E UNILAINH                                          167.205.188.197                                                                   65002      
 1 E UNILAINH                                          167.205.191.173                                                                   65011      
 2 E UNILAINH                                          2403:da00:ffff:ffff::9                                                            65002      
 3   UNILAINH                                          2403:da00:ffff:ffff::e                                                            65011      
 4 E UNILAINH                                          (unknown)                                                                         46047      
[admin@IBRUNILA01] /routing bgp>

Read more…

INHERENT (Indonesia Higher Education Network) dalam keadaan mati suri

March 4th, 2011 No comments

Tidak terasa sudah 3 bulan berjalan sejak putusnya kontrak pengadaan Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional) zona perguruan tinggi atau lebih dikenal dengan INHERENT (Indonesia Higher Education Network) hingga saat ini masih belum menunjukkan tanda tanda segera aktif kembali, milis inherent yang dititipkan di domain ITB juga sepi sepi saja, hanya terlihat sedikit aktifitas interaksi antara sesama anggota milis.

Sekitar 4 hari yang lalu saya berkesempatan silaturahmi di Unit Pengembangan Teknologi Pendidikan Disdik Provinsi Lampung, salah satu operator Jardiknas Zona Kantor mengatakan bahwa jaringan internet pada Disdik-pun juga terputus terhitung sejak kontrak antara Pustekkom dan PT Telkom terputus pada awal januari 2011 lalu. Namun mereka masih mendengar kabar baik, yakni kabar bahwa proses tender Pustekkom untuk Jardiknas  zona kantor sudah dalam proses, dan jikamengikuti jadwal maka sekitar bulan Maret Koneksi akan aktif kembali. Kabar baik tidak terdengar untuk zona Perguruan Tinggi, petinggi-petinggi di INHERENT pun juga tidak bisa memberikan kabar pasti berkaitan dengan aktifasi kembali INHERENT ini. Kami selaku tim pengelola hanya bisa menunggu kabar saja tanpa bisa berbuat apa-apa,  cukup doa saja semoga bisa segera diaktifkan kembali.

Nah sekarang pertanyaan besar yang menghinggap dibenak saya adalah mengapa kontrak pengadaan bandwidth Jardiknas  ini hanya dibatasi dalam kurun waktu 1 tahun saja,  padahal untuk membenahi jaringan besar antar pulau di Indonesia ini membutuhkan waktu cukup lama, pengalaman dari rekan-rekan pengelola INHERENT menyatakan  bahwa koneksi baru benar benar bisa stabil hingga ke level SubLocalNode butuh sekitar 6 Bulan-an,bahkan untuk rekan rekan wilayah Indonesia Timur baru diaktifasi setelah mungkin hampir 10 bulan sejak pengumuman pemenang tender, artinya bahwa mereka hanya bisa menggunakan  INHERENT ini hanya 2 bulan saja, itupun juga seandainya tidak ditemukan kendala network.

Soow…jadi… menurut saya, pola pengadaan 1 tahun untuk INHERENT ini sama sekali tidak efektif. mengingat efektifitas penggunakan link yg tidak pernah full selama 12 bulan, terbukti sejak 2006 -2007(telkom),2008(Lintas Arta),2009(Telkom) semua provider tersebut tidak ada yg bisa menjanjikan efektifitas penggunaaan link selama 1 tahun sejak diaktifasi.  Padahal INHERENT sudah berjalan sejak 2006, tetap saja petinggi di layer-9 INHERENT tidak bisa melakukan apa apa terganjal Keppres pemerintah tentang pengadaan Barang dan Jasa.  Sehingga bisa saya simpulkan bahwa selama pola pengadaan masih seperti ini maka model pengelolaan Jardiknas tidak pernah maksimal. Semoga saja keadaan ini bisa segera berubah kearah yg lebih baik lagi. Amiin..

Terlampir query CDP antar Router UNILA-UNSRI-UNJA, secara fisik masih terhubung melalui bentangan kabel Optik namun sudah tidak bisa dipergunakan lagi.

IBRUNILA01#show cdp neighbors
Capability Codes: R – Router, T – Trans Bridge, B – Source Route Bridge
S – Switch, H – Host, I – IGMP, r – Repeater, P – Phone

Device ID        Local Intrfce     Holdtme    Capability  Platform  Port ID
IBSUNILA01       Gig 1/48           167          S I      WS-C2960G-Gig 0/10
IBSUNILA01       Gig 5/2            167          S I      WS-C2960G-Gig 0/20
IBRUNJA01.inherent-unja.ac.id
Gig 1/14           134         R S I     CISCO7606 Gig 1/2
IBRUNILA01#ping 167.205.145.1

Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 167.205.145.1, timeout is 2 seconds:
…..
Success rate is 0 percent (0/5)
IBRUNILA01#

Demikian tulisan ini saya buat, hanya ingin sekedar  berbagi sembari mengisi waktu pagi di Jum’at yg mulia ini.