Archive

Posts Tagged ‘Lyrics lagu ombay akas’

Ombay Akas

November 17th, 2011 No comments

Foto disamping adalah Nenek dari sebelah Papa, Hj. Masnun namanya para cucung biasanya memanggil ombay kepada beliau. Di tengah usia senjanya ombay terlihat cukup energik jika dibandingkan dengan Nenek lain seumurnya, konon kabarnya ombay dahulu semenjak  muda tergolong dalam wanita yang gigih membantu suami turut bekerja di ladang, maupun berdagang. mungkin karena inilah maka dari sisi fisik ombay dapat dikatakan masih gagah berjalan diatas kedua kakinya sendiri, indra pendengaran pun terlihat baik, terbukti dari diskusi/ngobrol berjalan secara dua arah, Ombay telah sejak lama tinggal di daerah Pagelaran (Pringsewu) tepatnya di daerah pasar disamping gedung alun-alun pertemuan. Ombay sendiri adalah keturungan Kumoring Asli Minanga Palembang, dulu sejarahnya leluhur nenek moyang secara serentak bersama-sama melakukan transmigrasi bedol desa berhijrah dari Dusun Kumoring di Palembang menuju ke daerah Pagelaran. Sempat mendengar kisah sejarah dari ombay yang menyebutkan bahwa tetua-tetua adat kumoring berhijrah dalam motif ekonomi (dagang, berkebun,dll).  Saat ini adik beradik ombay tinggal dua, anak pertama ombay, dan anak bungsu Akas Nahriri (Pensiunan dosen FKIP Universitas Sriwijaya) yang saat ini tinggal di bukit besar, sedangkan adik-adik lainnya telah menghadap terlebih dahulu menghadap-Nya.  Dalam hidup dan kehidupannya ombay dikenal dengan pola hidup sederhana dan bersahaja, namun tetap dengan prinsip tegas bahwa anak-anaknya harus sekolah agar taraf hidup anak-anaknya lebih baik dari ombay.

Jika bertemu dengan ombay saya jarang berbicara bahasa indonesia, saya lebih memilik menggunakan bahasa kumoring hanya untuk sekedar  bercanda atau bercerita terkait aktifitas sehari hari, dengan logat Kumoring saya yang masih belepotan sering kali ombay terlihat tertawa dan tersenyum lebar sambil mengkoreksi atas kesalahan intonasi dan ucapan saya.

Ritual pertama kali ketika bertemu ombay pastinya adalah “salim”, ritual ini telah diajarkan oleh kedua orang tua saya, dan wajib hukumnya apabila bertemu dengan orang yang dihormati dan dituakan.  Selepas salim langsung tuh saya cecar dengan pertanyaan bahasa kumoring

Saya :  Api kabar Ombay….  [Apa Kabar Ombay]
Ombay : Alhamdulillah, nyak sihat  u…., sanipa niku khrik uyuk [Alhamdulillah, ombay sehat, bagaimana kabar kamu dan cucung]
Saya : Sikam sangamianak sihat kaunyin mbay [Kami sekeluarga sehat mbay]
Saya: Pangasaku niku kaliagan kurus, ulah api ?? [Perasaan ombay keliatan kurus, kenapa ya]
Ombay : Sanipa lagi, badan kok tuha, mak juk niku lok kok mugkra, mongan mih cutik bugawoh [Bagaimana lagi, ombay sudah tua, tidak seperti kamu yang masih muda, makan juga sedikit]
Saya : Nah, amun juk sina mongan sinomon mbay,  makhrik ngegomuk, juk nyak na , tolunga piring sakali mongan [Nah, kalau seperti itu makan yang banyak mbay, supaya gemuk kayak saya, 3 piring sekali makan]
Ombay : (tertawa sambil senyum), aihh niku ja…. [ah kamu ini bisa saja]
……………..
Ya diatas adalah salah satu cuplikan perbincangan antara saya dan ombay disamping berdiskusi tentang hal-hal lain, biasanya kalau saya bertemu ombay saya minta untuk diceritakan silsilah keluarga agar saling mengenal antar anggota keluarga. Dengan memori yang sangat kuat ombay biasanya menjelaskan kisah dan garis saudara/keluarga baik dari pihak akas maupun ombay.

O iya hampir lupa untuk menceritakan Pasangan hidup ombay yaitu Akas, ombay menikah dengan Alm. Akas Hi. Prabu Asnawi (Gelar Akas Prabu) yang juga merupakan putra asli Kumoring Minanga, Kakek Buyut saya adalah Poyang  Alm. Hi. Matjik, ombay pernah menceritakan kisah naik haji Moyang Alm. Hi. Matjik yang menempuh lama waktu sekitar 6 bulan lamanya untuk menunaikan ibadah haji, kala itu hanya transport laut yg ada, mungkin ini penyebab lamanya waktu ibadah haji kala itu.

Read more…